Angelica albina P
macam - macam
perangkat keras beserta fungsi nya
A. Pengertian Perangkat Keras Komputer dan
Fungsinya
Perangkat keras komputer adalah bagian dari sistem komputer sebagai
perangkat yang dapat diraba, dilihat secara fisik, dan bertindak untuk
menjalankan instruksi dari perangkat lunak (software). Perangkat keras komputer
juga disebut dengan hardware. Hardware berperan secara menyeluruh terhadap
kinerja suatu sistem komputer. Berikut cara kerja, macam-macam perangkat keras
komputer, dan fungsinya. A. Cara Kerja Perangkat Keras Komputer
(Hardware)
Hardware secara
fundamental mempunyai bagian non-fisik yang disebut firmware. Firmware
berfungsi sebagai penyedia instruksi dasar yang dapat dilakukan sebuah
hardware. Firmware disimpan dalam chip memori khusus pada suatu hardware yang
dapat berupa ROM atau EEPROM. Firmware berupa sebuah perangkat lunak kecil
(software) yang biasanya ditulis dalam bahasa pemrograman rendah untuk
menghasilkan instruksi dasar yang dapat digunakan oleh hardware bersangkutan
secara cepat. Instruksi dasar ini dapat dibedakan menjadi 3 yaitu ;
- Instruksi Dasar Input Instruksi dasar input
adalah instruksi yang dapat memberikan informasi kepada perangkat lunak
lainnya yaitu sistem operasi dengan perantara driver. Hal ini terjadi saat
pengguna berinteraksi dengan hardware bersangkutan. Misalnya mengetik
dengan keyboard, menggeser mouse, dan lain-lain.
- Instruksi Dasar ProsesInstruksi dasar
proses adalah instruksi yang berperan sebagai penengah proses input atau
output yang dilakukan suatu hardware (tidak keduanya). Instruksi dasar
proses yang dimaksud adalah instruksi yang hanya terjadi dalam suatu
hardware atau bukan dalam sistem komputer secara utuh.
- Instruksi Dasar Output Instruksi dasar
output adalah instruksi yang dipanggil oleh perangkat lunak lainnya yaitu
sistem operasi dengan perantara driver. Hal ini terjadi saat ada perintah
untuk menggunakan hardware tersebut dari pengguna. Misalnya memutar video
dengan monitor, mencetak dokumen dengan printer, dan lain-lain
B. Jenis-Jenis Perangkat Keras Komputer dan
Fungsinya
Sistem komputer
terdiri dari 5 jenis perangkat keras yaitu perangkat keras input, perangkat
keras proses, perangkat keras output, perangkat keras penyimpanan, dan
perangkat keras kelistrikan. Kelima perangkat keras ini diatur sedemikian rupa
membentuk sistem terintegrasi untuk dapat melakukan input, proses, dan output
data.
Berikut masing-masing penjelasan dari kelima perangkat
keras tersebut:
1. Perangkat Keras Input
Perangkat keras
input adalah jenis hardware yang berfungsi untuk memasukkan data (input) ke
dalam memory sistem komputer. Perangkat keras input utama dari sebuah sistem
komputer adalah keyboard. Mouse merupakan perangkat keras input pendukung (peripheral)
dari sebuah sistem komputer. Berikut beberapa contoh hardware input pada
komputer.
Keyboard
Keyboard adalah perangkat input utama sebuah sistem
komputer yang terdiri dari tombol-tombol untuk mengoperasikan komputer.
Keyboard dapat digunakan untuk melakukan input data secara menyeluruh pada
sistem komputer.
Mouse
Mouse adalah perangkat peripheral komputer yang
digunakan untuk melakukan input data berupa gerakan kursor, klik, dan scroll.
Mouse pada awalnya menggunakan bola untuk melakukan gerakan kursor, seiring
perkembangan teknologi digunakan sensor cahaya untuk mendeteksi
pergerakan.
Scanner
Scanner adalah perangkat keras input pada komputer
dengan data masukan berupa hasil pindai (scan) dari sebuah dokumen, layaknya
mesin fotocopy.
ROM-Drive
ROM-Drive adalah perangkat keras input yang dapat membaca inputan data dari kepingan digital berupa CD atau DVD. Perangkat ini biasanya digunakan untuk menginstal sistem operasi atau software. Terdapat beberapa jenis ROM-Drive yaitu DVD-ROM dan CD-ROM dengan kemampuan R (read:hanya bisa membaca) atau RW (bisa read:membaca dan write:menulis). Sekarang beberapa jenis komputerjinjing (laptop) tidak menyediakan ROM-Drive, sehingga instalasi sistem operasi dilakukan dengan flashdisk bootable.
2. Perangkat Keras Proses
Perangkat keras proses adalah jenis
hardware yang berfungsi untuk melakukan olah data atau eksekusi perintah
terhadap data yang dimasukkan. Perangkat keras proses utama dari sebuah sistem
komputer adalah prosesor (CPU), VGA, kartu suara (sound card), dan motherboard
Prosesor (CPU)
Prosesor adalah perangkat keras proses utama yang
merupakan komponen circuit elektronik yang dapat melakukan eksekusi komputasi
logika, aritmatika, sistem kontrol, dan input/output (I/O) spesifik berdasarkan
instruksi yang diperintahkan pengguna. Hampir seluruh proses di dalam suatu
sistem komputer dilakukan oleh prosesor. Prosesor juga disebut dengan CPU
(Central Processing Unit).
Mainboard
Motherboard adalah perangkat keras yang berupa papan
circuit yang menghubungkan setiap perangkat keras pada sistem komputer dan
dilengkapi dengan chip BIOS. Chip BIOS kependekan dari Basic Input Output
System. Perangkat ini juga disebut papan induk atau mainboard. Terdapat banyak
port-port di motherboard untuk menghubungkan berbagai hardware dalam sistem
komputer.
VGA
VGA (Video Graphics Array) adalah perangkat keras yang
digunakan untuk melakukan proses visualisasi data dalam bentuk grafis.
Perkembangan VGA yang sangat pesat, mendukung perkembangan industri game dan
CAD.
Kartu suara
Kartu suara (sound card) adalah perangkat keras yang
digunakan untuk melakukan proses data berupa suara, baik mengeluarkan maupun
merekam suara.
3. Perangkat Keras Output
Perangkat keras output adalah jenis
hardware yang berfungsi untuk menampilkan atau menghasilkan keluaran dari data
yang diproses. Perangkat keras output utama dari sebuah sistem komputer adalah
monitor dan speaker.
Monitor
Monitor adalah perangkat output yang digunakan untuk
menampilkan hasil proses data grafis dari VGA. Data yang ditampilkan
menyediakan informasi berupa video.
Speaker
Speaker adalah perangkat output yang digunakan untuk
mengeluarkan hasil pemrosesan kartu suara berupa suara.
Printer
Printer adalah perangkat output yang digunakan untuk
mencetak kertas.
Proyektor
Proyektor adalah perangkat output yang digunakan untuk
menampilkan gambar di layar proyeksi dengan menggunakan elemen optik.
4. Perangkat Keras Penyimpanan
Perangkat keras penyimpanan
adalah jenis hardware yang berfungsi untuk menyimpan data pengguna. Terdapat 2
Perangkat keras penyimpanan utama dari sebuah sistem komputer adalah
penyimpanan non-volatile internal (HDD/SSD) dan penyimpanan volatile
(RAM).
RAM
RAM (Random Access Memory) adalah media penyimpanan
yang bersifat volatile (data hilang ketika listrik dimatikan) dan data diakses
secara acak (random). RAM digunakan untuk menyimpan data saat diproses oleh
prosesor. Karena menggunakan teknologi DRAM, proses transfer data RAM mencapai
ratusan bahkan ada ribuan kali lebih cepat dari hardisk biasa. Sehingga untuk
meningkatkan performa, data yang diproses oleh prosesor akan disimpan di RAM
untuk sementara. RAM juga digunakan untuk teknologi caching yaitu menyimpan file
sementara, misalnya saat awal membuka suatu aplikasi akan terasa lambat. Namun
untuk kedua kalinya, akan terasa cepat. Hal ini terjadi karena RAM telah
menyimpan data aplikasi untuk diproses jika diperlukan, yang dikenal dengan
istilah caching.
ROM
ROM (Read Only Memory) adalah media penyimpanan yang
bersifat non-volatile (data tidak hilang saat listrik dimatikan) dan bersifat
hanya dibaca. ROM biasanya digunakan untuk chip BIOS atau Firmware.
Hardisk
Hardisk adalah media penyimpanan non-volatile (data
tidak hilang saat listrik mati) yang digunakan untuk menyimpan data sistem
operasi dan data pengguna dalam bentuk piringan digital. Hardisk memungkinkan
untuk membagi lokasi penyimpanan berdasarkan partisi. Misalnya partisi C:\
untuk sistem operasi, software, game dan partisi D:\ untuk file pengguna
seperti musik, video, dokumen. Hardisk juga disebut HDD.
SSD
SSD (Solid State Drive) adalah media penyimpanan
non-volatile dengan teknologi NAND Flash yang digunakan sebagai pengganti HDD.
Teknologi NAND Flash yang menggantikan piringan digital menyebabkan SSD menjadi
lebih cepat, lebih kuat, dan lebih hemat listrik.
NVme
NVme adalah media penyimpanan non-volatile dengan
teknologi NAND Flash dari SSD yang menggunakan port PCI Express dan digunakan
sebagai pengganti SSD biasa untuk performa yang lebih cepat. Port ini biasanya
digunakan untuk kartu grafis (VGA) atau suara, sehingga teknologi NVme dapat
memberikan performa maksimum dari media penyimpanan NAND Flash. NVme sering
digunakan pada data center atau komputer server.
5. Perangkat Keras Kelistrikan
Untuk bekerja sistem komputer
memerlukan asupan daya dan tegangan yang stabil. Sistem komputer menggunakan
power supply untuk manajemen listrik ke masing-masing perangkat keras lainnya.
Selain itu, pengguna biasanya memasang stavolt untuk menstabilkan listrik yang
masuk kedalam sistem komputer sebelum diatur oleh power supply.
Power supply
Power supply adalah perangkat keras komputer yang
berfungsi untuk melakukan konversi tegangan dari AC menjadi DC, sehingga dapat
dilakukan manajemen ke sistem komputer terkait.
Stavolt
Stavolt (Stabilizer voltage) adalah perangkat keras
yang berfungsi untuk menstabilkan tegangan listrik. Penggunaan stabilizer
dimaksudkan untuk mencegah kerusakan perangkat elektronik akibat lalu lintas
tegangan yang naik turun secara signifikan.
UPS
UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah perangkat
keras yang menyediakan backup listrik, sebagai alternatif saat listrik mati.
Hal ini membantu pengguna untuk mematikan komputer dengan benar sebagai
tindakan untuk mencegah kerusakan data saat listrik mati. UPS sekarang biasanya
dilengkapi dengan sistem stabilizer, sehingga penggunaan UPS tidak lagi
memerlukan stavolt. Namun, harga UPS lebih mahal dari stavolt.
Pengertian Keyboard
1. Typerwriter Key
Typerwriter key sendiri adalah tombol yang sama
fungsinya dalam proses pengetikkan yang untuk mempermudah pengetikkan. Fungsi
dari tombol tombol itu yaitu Back Space, Caps Lock, Delete, Esc, End, Enter,
Home, Insert, Page Up, Page Down, Shift, dan Tab.
Numeric Key
Numeric Key adalah tombol-tombol yang ada pada
keyboard dengan fungsi numerik atau penggunaan pengetikkan yang hubungannya
dengan angka atau simbol simbol numerik lainnya. Numeric key ini akan berfungsi
bila dalam posisi on dan jika off, maka tombol tersebut akan menjadi
typerwriter key. Biasanya pada keyboard ini terdapat 80 buah.
Function Key
Tombol function key maksudnya adalah tombol-tombol
yang berfungsi untuk mempermudah pekerjaan atau pengetikkan pada keyboard.
Tombol ini terdiri dari 10 tombol untuk jenis keyboard yang memiliki jumlah
tombol 80 buah, sedangkan 12 tombol untuk keyboard dengan jumlah jumlah 101
buah. Tombol ini dimulai dari tombol F1 hingga F12, dan masing-masing
tombol-tombol tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda tergantung dari
pemograman yang akan mau dijalankan. Fungsi tombol keyboard ini dapat juga
mengganti alat bantu perintah untuk mengarahkan user menggunakan komputer
sebagai pengganti mouse.
Special Function Key
Special Function Key memiliki fungsi yang sangat
spesial seperti hal namanya. Maksud spesial di sini, key tersebut akan
mendapatkan fungsi spesialnya bila digabungkan dengan tombol lainnya yang ada
pada keyboard. Seperti Ctrl + Z yang berfungsi untuk mengembalikkan pekerjaan
sebelumnya yang sudah terlewat. Fn yang berfungsi sebagai pengeras suara atau
volume dengan simbol yang ada di keyboard. Tombol special function key tersebut
tergolong dalam beberapa, yaitu Ctrl, Alt, Fn, Num Lock, Scrool Lock, Print
Screen, dan Shift.
Jenis Jenis keyboard
Keyboard jenisnya itu ada banyak tapi saya tidak akan
membahas semua jenis jenisnya sob karena akan memakan waktu. Okeh langsung saja
inilah jenis jenis keyboard :
1. Jenis keyboard dari Segi Bentuk Dan Portnya
1. Keyboard Serial
Jenis keyboard ini menggunakan DIN 5 Male. Fungsi dari
keyboard serial ini biasa digunakan atau dipakai oleh komputer-komputer yang
berjenis AT. DIN 5 Male ini adalah port pada keyboard serial yang memiliki 5
buah jarum-jarum untuk menghubungkan komputer dengan keyboard. Untuk port pada
keyboard ini cukup berbeda dari port keyboard yang lainnya, dari jenis
ukurannya yang cukup besar hingga bentuk kabel yang lebih tebal. 5 Jarum ini
nantinya sebagai detektor keyboard aktif, jika salah satu mengalami kerusakan,
maka keyboard ini tidak akan bisa digunakan.
2. Keyboard USB
Keyboard USB ini banyak pula digunakan oleh semua
komputer atau laptop, karena proses pemasangan yang sangat mudah dan simpel.
Jenis konektor yang digunakan adalah mempergunakan jenis konektor USB, yang
menjamin proses transfer data yang lebih cepat. Disinilah fungsi port digunakan
untuk menyambungkan port USB pada keyboard dengan komputer atau laptop.
Keyboard USB saat ini lebih banyak digunakan karena port usb yang lebih mudah
bila dibandingkan dengan port dengan jarum-jarum. Selain rentan akan kerusakan
keyboard ini memiliki kabel yang lebih tipis bila dibandingkan dengan versi
keyboard sebelumnya.
3. Keyboard PS/2
Jenis keyboard ini sama halnya dengan keyboard serial,
namun penggunaannya di pakai untuk komputer yang berjenis ATX. Jenis keyboard
inilah yang kebanyakan dipakai dan digunakan. Dalam proses pemasangan pada
keyboard ini haruslah secara cermat, sebab port yang dimiliki sangatlah mirip
dengan portnya mouse. Sehingga butuh ketelitian untuk menyambungkan port
keyboard ini agar dapat tehubung dengan baik. keyboard PS/2 ini menggunakan
plug DIN mini yang berisi 6 jarum sebagai konektor, masing-masing jarum
konektor ini memiliki tugasnya masing-masing. Sehingga saling terkait antara
jarum satu dengan jarum lainnya.
4. Keyboard Wirrless
Keyboard ini tidak menggunakan kabel untuk berhubung
seperti biasanya sesuai dengan nama dari keyboard ini. Jenis koneksi yang
digunakan oleh keyboard ini adalah bentuk infrared, Wifi, dan bluethooth. Untuk
menghubungkannya dengan komputer, dibutuhkan sebuah unit pemancar dan penerima.
Unit pemancar itu sendiri biasanya terdapat pada keyboard itu sendiri,
sedangkan penerima biasanya di pasang pada port USB atau serial pada SPU.
Keyboard ini bisa dipakai oleh semua jenis komputer dan laptop. Kebanyakan
pula, keyboard wireless menjadi salah satu keyboard favorit yang di gunakan
karena tidak susah-susah memakai kabel.
2. Jenis Keyboard Dari Segi Tombol
1. Keyboard QWERTY
Keyboard ini di namakan sesuai tombol yang di ambil
dari 6 huruf berurutan pada baris huruf pada keyboard tersebut. Keyboard ini di
desain sedemikian rupanya sehingga key yang paling sering di tekan terpisah
letaknya sejauh mungkin untuk mempermudah pengetikan dan meminimalkan kemacetan
pada saat seseorang sedang mengetik (pada mesin ketik mekanik). Meskipun
begitu, 48 persen dari gerakan diantaranya huruf yang berurutan harus dilakukan
dengan sebuah tangan. Hanya 32 persen ketukan yang dilakukan pada home row.
Contohnya saja huruf “a” yang sering digunakan dan diketik dengan jari
kelingking yang lemah. Keyboard QWERTY ini sangat familiar dan dan sudah ada
sejak 1973 dan telah menjadi keyboard umum komputer atau laptop.
2. Keyboard MALTRON
Di keyboard ini, memiliki bentuk cekung ke dalam.
Dengan pertimbangannya bahwa saat jari-jari di posisikan untuk mengetik, makan
dijamin jari-jari tidak membentuk garis lurus. Nama maltron sendiri berasal
dari produsen yang membuatnya yang berkeyakinan dengan menggunakan keyboard
malton tersebut pengetik akan lebih mudah. Bahkan beberapa berpendapat lebih
mudah mengetik dengan 10 jari ketimbang 8 jari yang biasa digunakan dengan
keyboard lainnya, sebab pada keyboard ini memiliki bentuk yang unik dan
melengkung. Penggunaan pada keyboard ini dipercata dapat membuat keyboard tidak
mudah rusak dikarenakan desainnya yang dibuat mempermudah pada saat mengetik
dan posisi tangan pada saat mengetik.
3. Keyboard NUMERIK
Keyboard ini biasanya di gunakan untuk memasukkan
bilangan yang jumlahnya besar. Karena jika menggunakan keyboard ini, tata letak
tombol-tombolnya dapat di jangkau dengan tangan dan akan lebih mudah. Dan
keyboard kebanyakan digunakan oleh para accounting dalam memasukkan angka-angka
jumlah besar pada komputer maupun laptop. Selain lebih fleksibel dan lebih
mudah, menggunakan keyboard ini akan membuat pekerjaan lebih cepat
terselesaikan dalam waktu singkat. Keyboard ini menggunakan port USB pada
komputer maupun laptop, yang hanya mencolokkan USB pada keyboard kedalam port
komputer maupun laptop.
4. Keyboard DVORAK
Dengan susunan huruf yang ada di keyboard ini, tangan
kanan akan lebih banyak bekerja ketimbang dengan tangan kiri. Selain itu,
sekitar 70 persen dirancang agar ketukan jatuh pada home row sehingga dapat
mengurangi kelelahan dalam pengetikan. Tidak banyak yang menggunakan keyboard
ini dan masih banyak user yang belum mengetahui secara rinci mengenai keyboard
ini, untuk itu keyboard ini menjadi american style karena hanya dominan
digunakan di negara America saja.
5. Keyboard ALPHABETIK
Pada keyboard ini, susunan tombol-tombol hurufnya
disusun sesuai urutan alphabet. Akan tetapi, tingkat popularitas kalah saing
dengan QWERTY. Biasanya keyboard ini dipakai untuk anak-anak yang ingin belajar
mengetik karena disusun berdasarkan alphabet. Keyboard ini memang disusun
layaknya keyboard qwerty untuk memudahkan para user mengetik layaknya keyboard
tersebut dengan format qwerty namun dengan susunan huruf alphabet.
6. Keyboard KLOCKENBERG
7. Keyboard EPIC-BLUETOOTH VIRTUAL KEYBOARD
Keyboard ini adalah keyboard keluaran terbaru yang
dinanti-nantikan oleh setiap user. Keyboard ini berbentuk epic bluethooth
virtual. Keyboard ini muncul dengan lasar dan timbul laser di daerah datar
seperti halnya senter. Keyboard ini tidak hanya di gunakan pada laptop, tapi
bisa juga di iPad, iPhone, Smartphone ataupun tablet. Bentuknya seperti
memiliki bentuk QWERTY dan akan memungkinkan bisa mengetik dengan 350 karakter
Permenitnya
3. Fungsi Keyboard
Kalian Pasti Tahukan bahwa keyboard itu bagian yang
penting di komputer. Coba Bayangin kalo laptop/Komputer Kita Tidak punya
keyboard pasti sulit bangetkan buat ngetik atau buat yang lain. Udah gini aja
Kalo kita pake keyboard on screen pasti kita haris klik satu persatu huruf yang
ada di layar keyboard on screen itu kan ribet banget sob. Makanya keyboard
dibuat untuk mempermuadah pengetikan sob, tapi itu menurut saya loh ya. Kalo
pengin Lebih Jelasya lagi mari kita simak Fungsi Keyboard Sob.
Fungsi Keyboard Dilihat Dari Varian Tombol
Keyboard, mempunyai fungsi utama sebagai alat ketik,
sesuai dengan namanya yaitu papan ketik. Keyboard bertugas untuk menampilkan
angka, huruf, dan simbol pada layar monitor komputer Anda yang kemudian dicetak
menjadi dokumen atau memang sengaja dibuat sebagai data digital di komputer.
Keyboard pada dasarnya tidak selalu mengeluarkan output berupa angka, huruf,
dan simbol. Beberapa tombol memang didesain untuk berfungsi sebagai suatu
perintah. Sebagai contoh, ada tombol escape yang berfungsi untuk keluar dari
aplikasi atau program yang sedang Anda jalankan. Kemudian ada pula tombol F5 yang
bertugas melakukan refresh terhadap komputer Anda. Setelah itu ada pula fungsi
keyboard sebagai navigasi dimana Anda harus menekan tanda panah, page up, dan
page down.
4. Kelemahan dan Kelebihan
Setelah kita belajar jenis dan fungsi keyboard tak lengkap
rasanya kalo tidak belajar kelemahan dan kelebihan keyboard sob. Jadi sekalian
kita belajar kelemahan dan kelebihan keyboard sob.
1. Kelemahan Keyboard
a. Keyboard QWERTY
- 48 persen dari gerakan diantara huruf yang berurutan
harus dilakukan dengan sebuah tangan.
- 32 persen ketukan yang dilakukan pada home row
(baris awal dari posisi jari pada keyboard).
- Beban tangan kiri lebih besar dari tangan kanan (56
persen).
- Pengetikan huruf a yang cukup sering dipakai, tetapi
harus dilakukan oleh jari kelingking yang paling lemah.
b. Keyboard DVORAK
- Tangan kanan dibebani lebih banyak pekerjaan dari
pada tangan kiri.
c. Keyboard KLOCKENBERG
- Bagian kiri dan kanan terpisah sehingga lebih banyak
memakan ruang.
d. Keyboard MALTRON
- Bentuknya tak sperti keyboard pada umumnya.
e. Keyboard ALPHABETIC
- Bagi pengguna tukang ketik, tata letak ini justru
memperlambat kecepatan mengetik.
f. Keyboard NUMERIC
- Untuk memasukkan angka dalam jumlah besar
- Hanya digunakan untuk memasukkan angka
2. Kelebihan Keyboard
a. Keyboard QWERTY
Meskipun tata letak QWERTY sangat luas
pemakaiannya
b. Keyboard DVORAK :
- Mengurangi kelelahan pada saat mengetik.
c. Keyboard KLOCKENBERG
- Tombol-tombol yang dibuat lebih dekat(tipis) dengan
meja kerja.
- Mengurangi beban otot pada jemari dan pergelangan
tangan.
- Mengurangi beban otot pada tangan dan bahu.
d. Keyboard MALTRON
- Dapat meningkatkan kecepatan mengetik
- Bentuk keyboard ini menyesuaikan tangan
e. Keyboard ALPHABETIC
- Susunan huruf sesuai alphabetic.
- Bagi pengguna yang bukan tukang ketik, mungkin tata
letak ini sangat membantu. Misalnya untuk mengajarkan anak-anak untuk mengenal
huruf alphabet.
f. Keyboard NUMERIC
- Untuk memasukkan angka dalam jumlah besar
- Tata letak dapat dijangkau tangan
Pengertian, Fungsi, dan Jenis Monitor Komputer -
Pada sebuah komputer terdapat 3 macam perangkat keras
yang menyusun komputer menjadi sebuah alat yang dapat digunakan untuk berbagai
tujuan.
Perangkat keras itu terdiri dari perangkat input,
process, dan output. Namun pada kesempatan kali ini kita membahas salah satu
perangkat keras output pada komputer yaitu monitor. Untuk itu silahkan simak
uraian berikut ini
Pengertian Monitor
Monitor adalah perangkat keras komputer yang berfungsi
untuk menampilkan hasil proses dari komputer dalam bentuk teks, gambar, ataupun
video secara visual.
Dalam hal ini monitor berperan sebagai perangkat
output penyusun sebuah komputer dan sebuah komputer takkan bisa digunakan jika
monitornya tidak ada. Itulah alasan mengapa monitor dianggap sangat penting
dalam sebuah komputer.
Fungsi Monitor
Monitor berfungsi dan berperan untuk menampilkan semua
data hasil proses baik itu teks, gambar, atau video yang berasala dari hasil
proses.
Semua monitor memiliki resolusi yang berbeda – beda
dalam menampilkan gambar yang dihasilkan dari perangkat proses. Misalnya sebuah
layar monitor 17 inci memiliki resolusi 1024x768.
Inci merupakan ukuran diagonal pada sebuah monitor,
sedangkan resolusi merupakan lebar dan tinggi pixel yang akan menentukan
kualitas gambar yang ditampilkan pada sebuah monitor.
Beberapa Jenis Monitor
1. CRT (Chatode Ray Tube)
Monitor ini sering disebut monitor tabung, bukan tanpa
alasan monitor ini disebut begitu, karena pada monitor ini terdapat sebuah
media tabung sinar katoda.
Monitor ini bekerja dengan cara memancarkan sinar
elektron ke sebuah titik – titik kecil di layar.
Monitor ini memiliki konsep kerja yang hampir sama
dengan televisi tabung yang berat dan besar namun memiliki harga yang murah.
2. LCD (Liquid Crystal Display)
Monitor ini sudah tidak menggunakan tabung hampa lagi
untuk menampilkan gambar tapi sudah menggunakan media cairan kristal.
Teknologi ini bekerja dengan cara memancarkan sinar
melalui kristal cair lalu dipancarkan secara elektrik yang akan membentuk
sebuah panel – panel kecil yang datar.
Monitor ini memiliki resolusi yang lebih tinggi
dibandingkan monitor CRT, namun ukuran monitor LCD lebih ramping.
3. LED (Light Emitting Diode)
LED memiliki bentuk yang lebih slim alias ramping
daripada monitor LCD. Monitor jenis ini juga memiliki kelebihan dalam hal
konsumsi daya listrik yang lebih sedikit dibandingkan monitor LCD. Namun
monitor jenis ini memiliki harga yang mahal.
4. Monitor Plasma
Pada monitor ini terdapat gas neon yang dialiri
listrik yang akan menciptakan pixel. Gas neon ini berada diantara dua plat
kaca.
Monitor ini memiliki kualitas gambar yang lebih baik
karena proses pembuatan gambar dilakukan secara langsung tanpa diuraikan
terlebih dahulu.
Komponen CPU dan Fungsinya | Bagian-Bagian CPU
Komputer
CPU atau Central Processing Unit adalah perangkat
keras komputer yang memiliki fungsi penting. Tiap komputer tentu memiliki CPU
untuk dapat beroperasi. Terdapat beberapa komponen CPU yang memiliki fungsi
penting masing-masing agar komputer bisa bekerja dengan maksimal.
Dalam bahasa Indonesia, CPU dikenal dengan istilah
Unit Pemroses Sentral atau UPS. CPU bertugas memahami dan melaksanakan perintah
dan data dari perangkat lunak. Singkatnya, CPU adalah suatu induk atau pusat
pemprosesan data dari perangkat komputer. Tanpa CPU, komputer tidak akan dapat
berjalan.
CPU merupakan bagian utama dari komputer, dimana input
dari CPU akan ditampilkan outputnya pada layar monitor. Pada CPU terdapat
beberapa bagian-bagian yang penting dan memiliki fungsi masing-masing. Tiap
bagian bersinergi satu sama lain sehingga komputer bisa bekerja optimal.
Komponen-komponen CPU antara lain adalah motherboard,
processor, RAM, VGA card, sound card, dan harddisk. Ada juga bagian-bagian CPU
yang fungsinya untuk melindungi komponen lain, misalnya seperti casing CPU dan
cooling fan.
Komponen CPU dan Fungsinya
Berikut ini akan kami bahas mengenai apa saja
bagian-bagian CPU komputer dan fungsinya serta penjelasan lengkapnya.
1. Casing CPU
komponen CPU pertama adalah casing CPU, yang merupakan
bagian paling luar. Umumnya CPU terbuat dari aluminium atau bahan-bahan yang
sejenis. Fungsi casing CPU adalah untuk melindungi berbagai komponen CPU
lainnya yang ada di dalam dari debu, panas, air, atau kotoran lainnya pada saat
bekerja.
Casing juga berfungsi sebagai tempat kita meletakkan
dan memasang berbagai komponen seperti motherboard, power supply, optical disc drive,
hard disk, dan lain-lain. Peran casing penting agar komponen lain terjaga dan
tidak rusak.
2. Motherboard
Motherboard juga termasuk salah satu bagian-bagian
CPU. Motherboard merupakan papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik
atau komponen komputer lainnya saling terhubung seperti seperti processor,
video card, sound card, hard disk, dan lain sebagainya. Ada beberapa komponen motherboard seperti socket, slot SATA, slot PCI, dan I/O ports.
3. Processor
Processor atau prosesor merupakan perangkat keras
komputer yang memiliki tugas untuk memahami dan melaksanakan perintah dan data
dari perangkat lunak. Dalam sistem kerja komputer, prosesor melakukan manajemen
arus data sehingga tidak terjadi stack data dalam proses operasinya.
fungsi
processor adalah melakukan pemrosesan data dan informasi
pada komputer, mengintegrasikan seluruh komponen internal yang ada pada
komputer, serta meningkatkan performa komputer.
4. RAM
RAM adalah singkatan random access memory dan
merupakan salah satu komponen CPU. Kinerja RAM sangat berpengaruh pada performa
komputer secara keseluruhan, terutama untuk keperluan multitasking atau
melakukan beberapa aktivitas secara bersamaan.
Fungsi RAM adalah untuk menyimpan data sementara dari
suatu aplikasi, yang bisa dijalankan secara acak. Hal ini membuat daya
kapasitas RAM menjadi penting, selain untuk keperluan multitasking, juga untuk
penggunaan aplikasi berat, seperti game atau software desain grafis.
5. Harddisk
Bagian-bagian CPU berikutnya adalah harddisk. Harddisk
atau biasa disingkat HDD, merupakan tempat penyimpanan data konvensional pada
komputer yang bekerja secara mekanik. Harddisk berisi sebuah piringan atau
cakram.
Fungsi harddisk adalah untuk media penyimpanan data,
serta media penyimpanan instalasi dari sistem operasi yang digunakan untuk
menjalankan CPU. Semakin besar kapasitas harrdisk, maka semakin banyak pula
data-data konvensional yang dapat disimpan.
6. CD/DVD ROM
Komponen CPU yang selanjutnya adalah CD/DVD ROM, biasa
juga dikenal sebagai optical disk drive. Komponen ini merupakan piranti yang
dapat digunakan untuk menulis dan membaca kaset atau kepingan CD/DVD.
Dengan kata lain, fungsinya adalah membaca file dan
data pada kepingan CD atau DVD atau format lain yang sesuai. Adapun format yang
termasuk ke dalam CD/DVD ROM adalah CD-ROM drive, CD-RW drive, DVD-ROM drive,
dan DVD-RW drive.
7. VGA Card
VGA, singkatan dari video graphic adapter merupakan
perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai pengolah data grafis sebelum
ditampilkan ke monitor. VGA juga dikenal sebagai kartu grafis, dan termasuk
komponen CPU yang sangat penting.
Fungsi VGA card yang utama adalah sebagai pengolah
data grafis sebelum ditampilkan ke monitor komputer. VGA juga sangat penting
untuk menentukan kualitas gambar yang akan ditampilkan pada layar
monitor.
8. Sound Card
Sound card juga termasuk salah satu bagian-bagian CPU
pada komputer. Bagian ini memiliki fungsi sebagai pengolah audio untuk
perangkat komputer. Fungsi sound card yang lainnya adalah sebagai prosesor
audio untuk komputer.
Sound Card juga memiliki fungsi untuk mengontrol semua
audio yang terdapat pada perangkat komputer. Tanpa perangkat ini, maka bisa
dipastikan komputer tidak akan bisa mengeluarkan suara.
9. Power Supply
Power supply merupakan salah satu bagian CPU yang
sangat penting, karena menyangkut masa pakai komputer. Fungsi power supply
adalah untuk memberikan daya atau sumber listrik pada komponen-komponen
komputer. Jika power supply tidak bekerja baik, maka kinerja CPU komputer juga
akan terganggu.
Power supply juga berfungsi merubah tegangan DC
menjadi AC sebelum dialirkan ke setiap komponen-komponen komputer itu sendiri.
Power Supply memiliki tegangan daya yang berbeda-beda ada dari 300 watt, 380
watt, 400 watt, 450 watt, 500 watt, 600 watt, dan sebagainya.
10. Cooling Fan
Komponen CPU terakhir yang dibahas adalah cooling fan
atau kipas angin pendingin. Fungsi cooling fan penting dalam menjaga dan
menstabilkan suhu pada CPU. Hal ini penting untuk mengantisipasi peningkatan
suhu, terutama jika melakukan aktivitas berat pada komputer.
Cooling fan juga mampu menghindari kejadian-kejadian
yang tidak diinginkan, misalnya seperti overheat atau mati mendadak karena
berhentinya kinerja CPU. Posisi cooling fan pada CPU juga harus disusun dengan
tepat, agar semua komponen bisa terkena dampaknya.
Nah itulah pembahasan mengenai 10 bagian-bagian CPU
dan fungsinya pada komputer. Tiap komponen CPU memiliki peran dan fungsi
masing-masing yang penting guna menunjang kinerja komputer kita agar
performanya menjadi maksimal.
Scanner : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Sejarah dan
Jenis
Scanner merupakan salah satu alat elektronik komputer
yang berfungsi untuk memasukkan data berupa gambar dan di proses melalui
komputer.
Berbeda dengan mesin fotocopy kalo mesin fotocopy
hasil bisa langsung kita lihat pada media kertas sedangkan scanner hasilnya di
tampilkan terlebih dahulu ke layar komputer kemudian di proses manual ke dalam
komputer dengan bantuan operator.
Data yang sudah diambil dengan scanner tersebut dapat
dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer dengan mengenali teks
yang di sebut ASCII (American Standard Code for Information Interchange).
Sejarah Scanner
Scanner diawal kemunculannya dapat menyaingi suatu
teknologi mesin foto kopi yang dikenalkan di tahun 1959 dengan waktu itu adalah
Xerox.
Meskipun dari kedua alat tersebut mempunyai fungsi
dasar yang sama, yakni sebagai pengganda, mesin foto kopi mempunyai ukuran yang
besar dan menghasilkan output dalam bentuk kertas yang ukurannya tidak bisa
diedit atau manipulasi.
Sementara scanner yang mengarah di dunia digital
dengan outpu dalam bentuk berkas digital yang bisa diubat sedemikian rupa
tampilannya sesuai dengan yang diinginkan pengguna.
Karena fungsi dasarnya yang sama, keduanya tetapi
mempunyai penggunanya masing-masing karena menyesuaikan kebutuhan.
Hanya saja, tak dapat dipungkiri bahwa terdapat
kecenderungan untuk mengadopsi teknolgo dan menggantikan teknologi pengganda
analog semacam foto kopi.
Inisiatif seperti ini seringkali diwujudkan dengan
melakukan penggabungan atau integrasikan mesin foto kompi digital modern dengan
scanner dan printer laser.
Perkembangan teknologi menjadi suatu integrasi tersebut
semakin membuattakjub, yang diwujudkan dengan munculnya scanner dengan
kecepatan tinggai atau mengirimkan berkas melalui email.
Cara Kerja Scanner
Saat kita menempatkan objek kertas bergambar ataupun
teks pada layar kaca scanner dan menekan sebuah tombol scan pada mesin scanner
atau menu scan pada layar monitor kamu, maka scenner akan melakukan proses
scanning.
Lalu cahaya yang terpancar pada saat scanning
menunjukkan bahwa scanner tersebut sedang melakukan scan dan juga hasil yang
didapatkan akan langsung dikirim pada sensor CCD (CCD yaitu suatu alat yang
terdapat pada scanner yang mempunyai fungi untuk menerima hasil scanner lalu
kemudian di kirim ke ADC).
Dari CCD tersebut lalu akan dikirim ke ADC (ADC yaitu
suatu alat yang bertugas menerima data yang berasaldari CCD dan menubahnya ke
dalam bentuk digital kemudian mengirimnya ke komputer). ADC akan memprosesnya
lalu mengirimkan hasilnya pada komputer kamu.
Setelah masuk ke komputer kamu, hasilnya bisa di edit
sesuai dengan kebutuhan. Dan kamu juga bisa menyimpannya dalam komputer ataupun
dapat langsung mencetak hasil dari scanning tersebut menggunakan printer.
Fungsi Scanner
Menyalin berkas ialah fungsi awal scanner adalah untuk
menyalin berkas penting yang eksistensinya terancam oleh hal-hal yang menyerang
kondisi fisik berkas tersebut.
Pendokumentasian yakni sebagian pengguna memilih
scanner saat hendak mendokumentasikan atau menyimpan berkas yang dinilai
penting.
Pengelolaan berkas yaitu ketika berhubungan dengan
berkas fisik, maka risiko terkecil yang muncul adalah waktu yang terbuang
karena pengelolaan yang susah. Dengan scanner, setiap berkas dapat dikelola dan
dikategorisasikan dengan mudah. Ketika berkas dibutuhkan, versi digital telah
siap untuk diambil kapan saja.
Pengamanan berkas merupakan suatu berkas konvensional
memiliki ancaman fisik yang siap menyerang kapan saja. Dengan adanya scanner,
maka berkas lebih aman karena versi digital dapat menjadi jaminan eksistensi
dari versi asli.
Jenis – Jenis Scanner
1. Flatbed Scanner
Merupakan salah satu bentuk scanner yang paling umum
ditemui sekaligus yang paling awal, dan kerap ditemui di rumahan atau
perkantoran.
Bentuknya kompak, dan terbagi menjadi dua bagian yang
bisa saling mengatup.
Bagian dasar adalah tempat dimana lembaran
ditempatkan, sementara bagian atas dipergunakan untuk menutup saat proses
pemindaian berlangsung.
Tipe ini termasuk kuno dan tidak praktis, dalam artian
hanya bisa digunakan untuk memindai satu berkas sekali jalan.
2. Sheet-fed Scanner
Scanner tipe ini harganya lumayan mahal, dan
kinerjanya mirip dengan tipe flatbed. Bedanya, lembaran umpan dimasukkan ke
dalam scanner dan bergerak di sepanjang proses pemindaian.
Jenis ini kurang cocok untuk buku. Pasnya hanya untuk
penggunaan lembaran tunggal saja. Meski demikian, scanner tipe ini juga kerap
ditemui di rumah maupun perkantoran.
3. Integrated Scanner
Jenis ini lumayan marak penggunaannya belakangan ini
karena disinyalir mampu menghasilkan output dengan kualitas yang
diharapkan.
4. Drum Scanner
Tipe scanner semacam ini banyak digunakan untuk
menangkap gambar dan memproduksinya kembali dengan tingkat resolusi
tinggi.
Hasil maksimal semacam itu membuat hanya sedikit
produsen scanner jenis ini. Mereka yang memproduksinya berpendapat bahwa ini
merupakan pengembangan lebih lanjut dari tipe flatbed.
Tipe scanner ini juga belakangan marak dipergunakan,
terutama oleh mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Scanner portable ini
disokong oleh penggunaan baterai serta kartu memori.
Ketika pengguna melakukan pemindaian, konten hasil
pemindaian langsung disimpan di dalamnya. Begitu sampai di rumah atau kantor,
pengguna cukup mentransfernya ke komputer.
Soal kualitas, scanner portable tak kalah bagusnya dengan
jenis scanner yang lain.
Komponen – Komponen Scanner
1. Alas Kaca
Alas kaca digunakan sebagai wadah dari gambar yang
akan dibaca.
2. Sumber Cahaya
Sumber cahaya berupa lampu dengan intensitas cahaya
cukup tinggi akan menghasilkan cahaya yang diarahkan ke gambar.
3. Sensor Sinar Pantulan
Jenis yang umum digunakan untuk jenis scanner flat bed
adalah sensor CCD(charge-coupled devices).
Alat ini berfungsi seperti mata yang akan membaca
sinar pantulan dari gambar Untuk mengarahkan sampai ke CCD, cahaya pantulan
dari gambar diarahkan dengan menggunakan sejumlah cermin dan lensa
scanner.
4. Motor Stepper dan Pita Bergerigi
Karena data dibaca baris perbaris, maka dibutuhkan
motor stepper dan pita bergerigi untuk menggerakan lampu dan CCD.
5. Penutup Scanner
Penutup digunakan untuk menghindari sinar luar yang
masuk, sehingga data yang dibaca oleh CCD benar-benar data pantulan dari gambar
yang sedang dibaca.
Cara Menggunakan Scanner
Pastikan scanner dan computer dalam kondisi menyala
atau terhubung.
Persiapkan gambar atau dokumen yang akan di scan
Buka penutup scanner
Letakkan dokumen atau gambar pada scanner kemudian
tutup kembali.
Pada computer buka program pengolah data (start
menu-all program-photoshop,dan jika menggunakan microtek buka software microtek
scan wizard 5 (start menu-all program-microtek-microtek wizard 5).
Untuk software microtek klik preview kemudian
sesuaikan hasil scan.
Untuk software photoshop klik
file-import-microtek,jika menggunakan f380 all in one klik file-import-f300
twain kemudian klik preview,sesuaikan hasil scan.
Untuk microtek klik scan tunggu beberapa saat maka
akan meminta informasi untuk menyimpan,simpan hasil scan ditempat yang
diinginkan.
Untuk photoshop ketika anda klik scan maka secara
otomatis hasil akan tampil dilayar photoshop anda dapat melakukan edit untuk
kemudian disimpan.
Proses scan selesai.
Pengertian dan Fungsi Speaker
Pengertian Speaker
Speaker adalah sebuah perangkat keras atau hardware
yang merubah sinyal elektrik atau listrik menjadi frekuensi suara dengan jalan
memberikan getaran pada komponennya yang berupa membran. Membran dalam speaker
tersebut akan memberikan getaran pada udara agar terjadi gelombang audio atau
suara yang akhirnya bisa ditangkap oleh telinga manusia.
Fungsi Speaker
Speaker atau pengeras suara memiliki fungsi untuk
merubah gelombang elektrik atau listrik menjadi audio atau gelombang suara.
Fungsi tersebut bisa berjalan normal selama komponen-komponen di dalamnya
bekerja dengan baik dan sebagaimana mestinya.
Komponen dalam Speaker
Di dalam speaker tersusun komponen-komponen sebagai
berikut:
· Conus, yang berperan dalam menghasilkan gelombang
sebagai akibat dari gerakan udara sekitar dan disebabkan oleh gerakan dari
kumparan. Gelombang inilah yang disebut dengan bunyi.
· Membran, fungsinya untuk menerima gaya induksi yang
berasal dari magnet agar bisa menghasilkan suara dari getaran tersebut.
· Magnet, memberikan induksi pada magnet agar bisa
menghasilkan sebuah medan magnet.
Kumparan, yang fungsinya adalah untuk mengalirkan
gerakan ke conus.
JENIS-JENIS SPEAKER
Terdapat bermacam jenis speaker, salah satunya adalah
sub woofer. Jenis speaker sub woofer ini memiliki kemampuan frekuensi suara
dari 20-200 Hz. Speaker ini memungkinkan kita untuk mendengarkan suara atau
nada yang berfrekuensi rendah atau full bass dengan jelas.
Sub woofer dapat berfungsi dengan disambungkan pada
speaker aktif pada komputer atau speaker mobil, pemasangan sub woofer
memerlukan box yang terpisah dari speaker lainnya.
Selanjutnya adalah tipe Woofer. Jenis speaker ini
memiliki kemampuan menghasilkan frekuensi yang cukup rendah dari 40-1000 Hz,
sehingga suara yang dihasilkan menjadi ngebass. Jenis Woofer sangat banyak
ditemukan, karena woofer merupakan jenis speaker aktif ruangan.
Jika ingin menghasilkan kualitas suara yang lebih
bagus, maka Anda dapat memasangkan speaker woofer pada box atau tweeter dan
midrange.
Lalu, ada speaker 3 way dimana jenis ini memiliki 3
frekuensi yang berbeda, yakni rendah, menengah dan tinggi. Dapat dibilang ia
memiliki kemampuan audio yang lebih lengkap serta mampu menghasilkan frekuensi
dari 20 Hz – 20 Khz. Beberapa jenis speaker yang tergolong ke dalam speaker 3
way ialah, midrange, tweeter, serta full range.
Dan terdapat pula jenis speaker 2 way, dimana jenis
ini memiliki 2 sistem frekuensi yang tinggi dan rendah. Sehingga dalam
penggunaannya perlu kita sambungkan dengan jenis speaker woofer dan
tweeter.
PENGERTIAN, FUNGSI, JENIS, KOMPONEN PRINTER
Printer adalah perangkat keras (hardware) dimana
perangkat itu akan bekerja apabila pengguna menghubungkannya dengan perangkat
komputer, yang bisa digunakan untuk keperluan mencetak tulisan, gambar, dan
grafik ke dalam bentuk kertas atau sejenisnya. Printer itu sendiri saat ini
sering digunakan untuk mencetak dokumen penting baik itu perusahaan ataupun
organisasi sekolah dan lain sebagainya. Dengan demikian, kehadiran printer
tentu saja sangat membantu keseharian para pekerja kantoran dan pelajar serta
masyarakat lainnya yang memiliki keperluan mencetak suatu dokumen
penting.
Fungsi printer adalah untuk mencetak tulisan, gambar,
grafik, dan data lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenisnya. Adapun
istilah resolusi pada printer itu sendiri, yaitu dpi atau singkatan dari dot
per inch. Maksud dari istilah tersebut adalah banyaknya jumlah titik dalam area
yang memiliki luas 1 inci. Apabila semakin besar resolusi printer, maka bisa
dipastikan hasil cetakan juga akan semakin bagus. Dan sebaliknya, apabila
resolusi printer yang diusungnya terbilang kecil, maka hasil cetakan pun juga
tidak terlalu bagus.
Jenis-jenis Printer:
1. Printer Dot Matrix, merupakan printer yang
menggunakan pita sebagai alat percetakan. Karena menggunakan pita untuk menampilkan
output ke kertas, hasil percetakan printer dengan dot matrix agak kasar dan
kurang bagus. Dengan menggunakan printer ini, cetakan dapat langsung dirangkap
dengan karbon. Sebab
sistem pencetakannya masih menggunakan sistem ketukan.
Berhubung menggunakan pita sebagai sumber warnanya, maka warna yang dapat
dihasilkan pun tidak bervariasi. Hanya hitam, biru, dan merah saja. Dan jarang
sekali yang dapat menggunakan ketiga warna ini secara sekaligus. Resolusi
cetaknya masih sangat rendah, karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti
titik-titik yang saling berhubungan. Kecepatan kinerja printer jenis ini diukur
dengan jumlah karakter yang bisa dicetak per detik dengan satuan cps (character
per second). Beberapa printer jenis ini berkecepatan 500 cps. Untuk
menghubungkan dengan CPU masih menggunakan port pararel. Meskipun saat ini
teknologi printer sudah semakin canggih, namun printer dot matrix masih
diproduksi. Sebab printer dot matrix dapat digunakan untuk mencetak dokumen
tembusan, yang biasanya digunakan untuk membuat kwitansi, bon, dan dokumen
keuangan lainnya.
Kelebihan:
Dapat mencetak rangkap sekaligus.
Dapat mencetak ukuran kertas yang lebar.
Biaya printer dan tinta (Pita) murah.
Kelemahan :
Dpi dan ppm rendah.
Geraknya sangat lamban.
Suaranya berisik ketika bekerja.
Warna yang dihasilkan tidak bervariasi.
2. Printer Ink Jet - Desk Jet - Buble Jet, adalah alat
cetak yang menggunakan tinta untuk mencetak. Inkjet yang tersedia di pasaran
saat ini memiliki kemampuan untuk mencetak sampai ukuran kertas yang sangat
besar, dan dengan kualitas yang sangat baik. Resolusi printer inkjet saat ini
dapat mencapai 5760×1440 dpi. Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi
dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada
kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. Teknologi lainnya
yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan
panas, panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika
semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak
pada kertas. Karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa
detik agar bisa kering. Jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian
tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung
tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk
dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.
Kelebihan:
Dpi & ppm lebih tinggi dari pada dot matrik.
Lebih mudah mencetak gambar dan warna.
Kemampuan mencetak sampai kertas yang lebar dengan
kualitas yang baik.
Kelemahan:
Tidak dapat mencetak rangkap.
Biaya operasional lebih mahal.
Waktu mencetak menjadi lebih panjang.
3. Printer Laser Jet, merupakan jenis printer yang
paling bagus kualitasnya di banding dua jenis printer sebelumnya. Alat
mencetaknya tidak menggunakan tinta melainkan menggunakan bubuk toner dan
pencetakan menggunakan infra merah. Printer ini juga menawarkan kecepatan
pencetakan yang tinggi. Bahkan mesin yang tergolong kelas rendah dari golongan
laser inipun masih memiliki kecepatan yang tinggi dibandingkan dengan printer
Ink Jet atau Dot Matrix. Minimal dua kali lebih cepat dari printer inkjet.
Kerja printer laser mirip dengan mesin fotocopy, yaitu menggunakan photographic
drum. Kualitas cetakan yang dihasilkan selain cepat juga cukup tajam. Printer
laser sangat tepat digunakan bagi mereka yang frekuensi mencetaknya sangat
tinggi. Biasanya adalah perkantoran perkantoran. Namun, tidak menutup juga home
user menggunakan printer laser. Hanya saja untuk printer laser berwarna yang
kualitasnya sama dengan inkjet, harganya dapat dua kali lebih besar dari
printer inkjet itu sendiri.
Kelebihan:
Dpi, ppm sangat tinggi.
Efisien untuk mencetak hitam putih.
Kapasitas warna lebih banyak dibanding printer indoor
lainnya.
Kemampuan mencetak yang sangat cepat.
Kelemahan:
Biaya operasional tinggi.
Tidak dapat digunakan secara terus menerus.
4. Thermal Printer, Thermal printer sangat berbeda dan
berbeda dari printer inkjet normal atau bahkan printer laser. Sama seperti
namanya, thermal printer menggunakan panas untuk mencetak diatas kertas, bukan
cartridge tinta yang biasa digunakan oleh printer jenis lainnya. Dengan
teknologi ini, membuat thermal printer tidak bising (malahan beberapa jenis
tidak mengeluarkan suara). Printer ini juga dapat mencetak sangat cepat karena
tidak menggunakan pin-pin seperti pada dot matrix printer. Printer ini memiliki
harga yang lebih tinggi diatas dot matrix, namun justru dengan kelebihan yang
dimiliknya tadi menyebabkan thermal printer banyak dipakai. Beberapa kegunaan
thermal printer adalah:
Cetak struk pada SPBU.
Mesin antrian - mesin ATM.
Kios informasi.
Sistem point of sales seperti di kasir.
Komponen-komponen Printer:
1. Mainboard printer, Merupakan pusat kontrol dari
printer, semua printah kerja mekanik maupun data terjadi di bagian ini
2. Timing Disk, adalah komponen yang berfungsi sebagai
timing ( Pewaktu ) pada waktu printer menarik kertas, penjelasan yang lebih
gampang-nya adalah perbedaan berjalanya kertas ketika kita menggunakan kualitas
biasa dan kualitas foto / higth. Disitu terlihat kecepatan yang berbeda. Di
sinilah fungsi alat ini, namun beberapa type printer tidak menggunakan timing
disk.
3. Encoder, Letak encoder biasanya ada di belekang
HEAD / Tempat catrid, fungsi alat ini hampir sama dengan timing disk. Namun
penggunaanya yang berbeda, encoder bekerja sebagai timing pada HEAD. Sama
dengan timing disk, alat ini tidak terdapat di beberapa jenis dan tipe
printer.
4. Sensor paper, Sensor ini bekerja sebagai pendeteksi
ada tidaknya kertas untuk di print, berfungsi pula untuk mendeteksi panjang
pendeknya kertas. biasanya alat ini terdapat di bagian samping atau atas Rol
penarik kertas.
5. Photo-interrupter, mempunyai prinsip kerja yang
hampir sama dengan optocoupler. Akan tetapi, photo-interrupter dapat digunakan
untuk mendeteksi ada tidaknya halangan yg berada diantara transmitter dan
receiver. Photo-interrupter bekerja dengan logika seperti berikut : Tidak ada
halangan Saat tidak ada halangan, cahaya inframerah yang dipancarkan oleh IR
LED (transmitter) dapat diterima oleh phototransistor (receiver). Sehingga
output photo-interrupter akan berlogika HIGH, "1" Ada halangan Saat
ada halangan, cahaya inframerah yang dipancarkan oleh IR LED (transmitter)
tidak dapat diterima oleh phototransistor (receiver). Sehingga output
photo-interrupter akan berlogika LOW, "0" Photointerrupter yang biasa
saya pakai adalah H21A3 buatan Fairchild Semiconductor.
6. Head dan Cartride, adalah otak dari output printer,
disinilah perintah nge-print dari komputer baik text maupun gambar di cetak ke
kertas
Scanner : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Sejarah dan
Jenis
Pengertian Scanner
Scanner merupakan salah satu alat elektronik komputer
yang berfungsi untuk memasukkan data berupa gambar dan di proses melalui
komputer.
Berbeda dengan mesin fotocopy kalo mesin fotocopy
hasil bisa langsung kita lihat pada media kertas sedangkan scanner hasilnya di
tampilkan terlebih dahulu ke layar komputer kemudian di proses manual ke dalam
komputer dengan bantuan operator.
Data yang sudah diambil dengan scanner tersebut dapat
dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer dengan mengenali teks
yang di sebut ASCII (American Standard Code for Information Interchange).
Sejarah Scanner
Scanner diawal kemunculannya dapat menyaingi suatu
teknologi mesin foto kopi yang dikenalkan di tahun 1959 dengan waktu itu adalah
Xerox.
Meskipun dari kedua alat tersebut mempunyai fungsi
dasar yang sama, yakni sebagai pengganda, mesin foto kopi mempunyai ukuran yang
besar dan menghasilkan output dalam bentuk kertas yang ukurannya tidak bisa
diedit atau manipulasi.
Sementara scanner yang mengarah di dunia digital
dengan outpu dalam bentuk berkas digital yang bisa diubat sedemikian rupa
tampilannya sesuai dengan yang diinginkan pengguna.
Karena fungsi dasarnya yang sama, keduanya tetapi
mempunyai penggunanya masing-masing karena menyesuaikan kebutuhan.
Hanya saja, tak dapat dipungkiri bahwa terdapat
kecenderungan untuk mengadopsi teknolgo dan menggantikan teknologi pengganda
analog semacam foto kopi.
Inisiatif seperti ini seringkali diwujudkan dengan
melakukan penggabungan atau integrasikan mesin foto kompi digital modern dengan
scanner dan printer laser.
Perkembangan teknologi menjadi suatu integrasi
tersebut semakin membuattakjub, yang diwujudkan dengan munculnya scanner dengan
kecepatan tinggai atau mengirimkan berkas melalui email.
Cara Kerja Scanner
Saat kita menempatkan objek kertas bergambar ataupun
teks pada layar kaca scanner dan menekan sebuah tombol scan pada mesin scanner
atau menu scan pada layar monitor kamu, maka scenner akan melakukan proses
scanning.
Lalu cahaya yang terpancar pada saat scanning
menunjukkan bahwa scanner tersebut sedang melakukan scan dan juga hasil yang
didapatkan akan langsung dikirim pada sensor CCD (CCD yaitu suatu alat yang
terdapat pada scanner yang mempunyai fungi untuk menerima hasil scanner lalu kemudian
di kirim ke ADC).
Dari CCD tersebut lalu akan dikirim ke ADC (ADC yaitu
suatu alat yang bertugas menerima data yang berasaldari CCD dan menubahnya ke
dalam bentuk digital kemudian mengirimnya ke komputer). ADC akan memprosesnya
lalu mengirimkan hasilnya pada komputer kamu.
Setelah masuk ke komputer kamu, hasilnya bisa di edit
sesuai dengan kebutuhan. Dan kamu juga bisa menyimpannya dalam komputer ataupun
dapat langsung mencetak hasil dari scanning tersebut menggunakan printer.
Fungsi Scanner
Menyalin berkas ialah fungsi awal scanner adalah untuk
menyalin berkas penting yang eksistensinya terancam oleh hal-hal yang menyerang
kondisi fisik berkas tersebut.
Pendokumentasian yakni sebagian pengguna memilih
scanner saat hendak mendokumentasikan atau menyimpan berkas yang dinilai
penting.
Pengelolaan berkas yaitu ketika berhubungan dengan
berkas fisik, maka risiko terkecil yang muncul adalah waktu yang terbuang
karena pengelolaan yang susah. Dengan scanner, setiap berkas dapat dikelola dan
dikategorisasikan dengan mudah. Ketika berkas dibutuhkan, versi digital telah
siap untuk diambil kapan saja.
Pengamanan berkas merupakan suatu berkas konvensional
memiliki ancaman fisik yang siap menyerang kapan saja. Dengan adanya scanner,
maka berkas lebih aman karena versi digital dapat menjadi jaminan eksistensi
dari versi asli.
Jenis – Jenis Scanner
1. Flatbed Scanner
Merupakan salah satu bentuk scanner yang paling umum
ditemui sekaligus yang paling awal, dan kerap ditemui di rumahan atau
perkantoran.
Bentuknya kompak, dan terbagi menjadi dua bagian yang
bisa saling mengatup.
Bagian dasar adalah tempat dimana lembaran
ditempatkan, sementara bagian atas dipergunakan untuk menutup saat proses
pemindaian berlangsung.
Tipe ini termasuk kuno dan tidak praktis, dalam artian
hanya bisa digunakan untuk memindai satu berkas sekali jalan.
2. Sheet-fed Scanner
Scanner tipe ini harganya lumayan mahal, dan
kinerjanya mirip dengan tipe flatbed. Bedanya, lembaran umpan dimasukkan ke
dalam scanner dan bergerak di sepanjang proses pemindaian.
Jenis ini kurang cocok untuk buku. Pasnya hanya untuk
penggunaan lembaran tunggal saja. Meski demikian, scanner tipe ini juga kerap
ditemui di rumah maupun perkantoran.
3. Integrated Scanner
Jenis ini lumayan marak penggunaannya belakangan ini
karena disinyalir mampu menghasilkan output dengan kualitas yang
diharapkan.
4. Drum Scanner
Tipe scanner semacam ini banyak digunakan untuk
menangkap gambar dan memproduksinya kembali dengan tingkat resolusi tinggi.
Hasil maksimal semacam itu membuat hanya sedikit
produsen scanner jenis ini. Mereka yang memproduksinya berpendapat bahwa ini
merupakan pengembangan lebih lanjut dari tipe flatbed.
5. Portable Scanner
Tipe scanner ini juga belakangan marak dipergunakan,
terutama oleh mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Scanner portable ini
disokong oleh penggunaan baterai serta kartu memori.
Ketika pengguna melakukan pemindaian, konten hasil
pemindaian langsung disimpan di dalamnya. Begitu sampai di rumah atau kantor,
pengguna cukup mentransfernya ke komputer.
Soal kualitas, scanner portable tak kalah bagusnya
dengan jenis scanner yang lain.
Komponen – Komponen Scanner
1. Alas Kaca
Alas kaca digunakan sebagai wadah dari gambar yang
akan dibaca.
2. Sumber Cahaya
Sumber cahaya berupa lampu dengan intensitas cahaya
cukup tinggi akan menghasilkan cahaya yang diarahkan ke gambar.
3. Sensor Sinar Pantulan
Jenis yang umum digunakan untuk jenis scanner flat bed
adalah sensor CCD(charge-coupled devices).
Alat ini berfungsi seperti mata yang akan membaca
sinar pantulan dari gambar Untuk mengarahkan sampai ke CCD, cahaya pantulan
dari gambar diarahkan dengan menggunakan sejumlah cermin dan lensa
scanner.
4. Motor Stepper dan Pita Bergerigi
Karena data dibaca baris perbaris, maka dibutuhkan
motor stepper dan pita bergerigi untuk menggerakan lampu dan CCD.
5. Penutup Scanner
Penutup digunakan untuk menghindari sinar luar yang
masuk, sehingga data yang dibaca oleh CCD benar-benar data pantulan dari gambar
yang sedang dibaca.
Cara Menggunakan Scanner
Pastikan scanner dan computer dalam kondisi menyala
atau terhubung.
Persiapkan gambar atau dokumen yang akan di scan
Buka penutup scanner
Letakkan dokumen atau gambar pada scanner kemudian
tutup kembali.
Pada computer buka program pengolah data (start
menu-all program-photoshop,dan jika menggunakan microtek buka software microtek
scan wizard 5 (start menu-all program-microtek-microtek wizard 5).
Untuk software microtek klik preview kemudian
sesuaikan hasil scan.
Untuk software photoshop klik
file-import-microtek,jika menggunakan f380 all in one klik file-import-f300
twain kemudian klik preview,sesuaikan hasil scan.
Untuk microtek klik scan tunggu beberapa saat maka
akan meminta informasi untuk menyimpan,simpan hasil scan ditempat yang
diinginkan.
Untuk photoshop ketika anda klik scan maka secara
otomatis hasil akan tampil dilayar photoshop anda dapat melakukan edit untuk
kemudian disimpan.
Proses scan selesai.
Pengertian Proyektor dan Jenisnya, Fungsi, Cara Kerja,
Kelebihan dan Kekurangannya
Pengertian Proyektor Secara Umum
Pengertian Proyektor menurut para ahli adalah
perangkat yang dapat mengintegrasikan sumber cahaya, sistem optik, elektronik
dan display dengan tujuan untuk memproyeksikan gambar atau video ke layar/
dinding dan membuatnya terlihat lebih besar.
Dengan kata lain, pengertian proyektor adalah alat
untuk membantu menampilkan gambar, video maupun data-data lainnya dari komputer
atau laptop ke sebuah layar (bisa juga ke permukaan datar seperti
tembok).
Proyektor sangat bermanfaat untuk membantu seseorang
dalam hal presentasi dan memaparkan penjelasan atau presentasi dalam bentuk
teks, gambar, animasi, atau bahkan video, kepada audiens agar lebih mudah
dimengerti.
Fungsi Proyektor
Mengacu pada pengertian proyektor, fungsi proyektor
adalah untuk menampilkan objek atau data (teks, gambar, video) yang ada di
dalam komputer/ laptop pada sebuah layar atau dinding. Proyektor dapat
menampilkan obyek dalam ukuran yang lebih besar dengan mudah serta
fleksibilitassnya tinggi.
Berikut ini beberapa fungsi proyektor berdasarkan
penggunaanna:
1. Alat Presentasi
Penggunaan proyektor dalam memaparkan presentasi akan
membuat penjelasan menjadi lebih mudah dan lebih atraktif. Tampilan tek,
gambar, atau animasi pada presentasi membuat audiens lebih mengerti maksud dan
isi dari presentasi tersebut.
2. Media Informasi
Proyektor dapat menampilkan suatu obyek atau data pada
perangkat komputer menjadi terlihat lebih besar. Hal ini membuatnya menjadi
media informasi yang sangat efektif dan efisien.
3. Media Hiburan (Home Theater)
Memiliki proyektor di rumah dapat memberikan
keuntungan tersendiri karena bisa digunakan sebagai media hiburan. Misalnya
menonton video dalam ukuran yang jauh lebih besar layaknya di bioskop.
Cara Kerja Proyektor
Seperti pada pengertian proyektor dimana fungsinya
untuk menampilkan gambar dari komputer ke layar, maka secara singkat cara kerja
proyektor yaitu berdasarkan prinsip pembiasan cahaya. Dimana cahaya tersebut
dapat dihasilkan dari 3 panel LCD yang dipisahkan berdasarkan 3 warna dasar
seperti Red, Green dan Blue.
Seperti yang sudah disebutkan, proyektor bekerja
berdasarkan prinsip pembiasan cahaya. Panel-panel LCD LCD (Liquid Cyrstal
Display) atau Layar Kristal Cair yang terdapat pada proyektor akan menghasilkan
cahaya.
Panel-panel pada proyektor tersusun atas tiga panel
yang terpisah berdasarkan tiga warna dasar, yaitu Red, Green, Blue (RGB).
Pembiasan dari ketiga panel tersebut akan memancarkan cahaya dari
proyektor.
Semua cahaya melewati panel dan berpadu melalui prisma
di dalam perangkat proyektor. Kemudian perpaduan cahaya tersebut dipancarkan ke
layar proyeksi atau media pantul yang rata, sehingga obyek pada perangkat
komputer/ laptop dapat diproyeksikan di layar dengan baik.
Jenis-Jenis Proyektor
Proyektor memiliki beberapa jenis yang dibedakan
berdasarkan fungsinya yaitu diantaranya:
1. Proyektor Digital
Proyektor ini dapat mengkonversi data dalam bentuk
gambar secara langsung dari PC ke layar dengan sistem lensa. Biasanya digunakan
untuk pembentukan sistem home theater.
Teknologi yang digunakan oleh proyektor ini adalah
Intensitas tinggi CRT, LCD proyektor, Teknologi DLP.
2. Proyektor LCD
Jenis proyektor yang lebih modern yang dikembangkan
dari pendahulunya yaitu Overhead Projector (OHP) dimana OHP masih menggunakan
tulisan di kertas bening.
3. Proyektor CRT
Digunakan pada mesin TV konvensional pada beberapa
dekade terakhir dengan memanfaatkan proyektor berbentuk tabung gambar.
4. Proyektor DLP
Gambar dihasilkan dari kaca kecil mikroskopis yang
disusun matrix di atas chip semikonduktor atau umum dikenal sebagai Digital
Micromiror Device.
5. Proyektor LCOS
Jenis ini merupakan pembaruan dari LCD dan DLP dimana
diproduksi dengan lebih ringan dan resolusi yang dihasilkan lebih baik.
Kelebihan dan Kekurangan Proyektor
Penggunaan proyektor secara umum memberikan keuntungan
tersendiri bagi penggunanya. Namun, proyektor juga memiliki kekurangan, berikut
penjelasannya:
A. Kelebihan Proyektor
Jika dilihat dari pengertian proyektor sebelumnya,
maka penggunaan proyektor dalam presentasi memiliki beberapa keuntungan
yaitu:
1. Mudah untuk dioperasikan
Meskipun proyektor LCD tergolong baru, namun dalam
penggunaannya sangat mudah dan sistem pemakaiannya juga tidak rumit. LCD
memiliki cara kerja yang sederhana, yaitu dapat secara langsung menampilkan
layar komputer ke latar, sehingga tak heran jika alat ini selalu digunakan
untuk presentasi.
2. Materi bisa tersampaikan dengan jelas
Dengan menggunakan proyektor LCD maka materi yang
disampaikan dapat mudah tersampaikan kepada audiens. Apalagi jika materi
presentasi membutuhkan ilustrasi gambar-gambar atau video maka menggunakan
proyektor bisa memudahkan presentasi Anda.
3. Memudahkan proses interaksi
Proyektor mendukung selama proses presentasi mulai
dari pemaparan hasil hingga sesi tanya jawab atau diskusi. Hal ini
menguntungkan saat melakukan presentasi dimana tujuannya agar terjadi diskusi
dua arah.
4. Mendapatkan perhatian audiens
Mau tidak mau, audiens akan memperhatikan apa yang
Anda tampilkan melalui layar LCD. Apalagi jika materi yang Anda sampaikan
semakin menarik maka akan semakin menarik minat audiens untuk mendengarkan apa
yang Anda sampaikan.
B. Kekurangan Proyektor
Selain memiliki kelebihan, penggunaan proyektor juga
terdapat kekurangan. Berikut ini beberapa kekurangan proyektor:
· Harga proyektor biasanya mahal
· Beberapa jenis proyektor memiliki pengaturan yang
rumit
· Penggunaan proyektor menambah biaya listrik
· Proyektor menghasilkan radiasi yang cukup
tinggi
· Biaya perbaikan proyektor biasanya mahal karena
spare part nya masih jarang
Sejarah Proyektor
Gene Dolgrof adalah ilmuwan yang menemukan proyektor
LCD pertamakali. Penemuan tersebut berawal saat Gene akan memproduksi video
ketika ia masih bekerja di sebuah universitas di New York.
Saat itu, Gene memiliki ide membuat proyektor LCD yang
lebih cerah dari proyektor 3-CRT. Ia menggunakan elemen khusus yang disebut
dengan katup cahaya untuk mengatur jumlah cahaya yang melewati proyektor.
Gene mencoba memanfaatkan berbagai bahan untuk
mewujudkan idenya tersebut. Pada tahun 1971, ia mencoba menggunakan kristal
cair sebagai pengatur cahaya proyektor.
Pada tahun 1984, Gene mendapatkan kemajuan yang
signifikan atas percobaannya. Di tahun yang sama, Gene berhasil membuat
proyektor LCD pertama di dunia.
pengertian mouse komputer dan fungsinya
Mouse komputer merupakan perangkat keras yang termasuk dalam golongan perangkat input (masukan). Fungsi mouse komputer adalah mengatur pergerakan kursor secara cepat, selain itu juga untuk memberikan suatu perintah dengan hanya menekan tombol pada mouse komputer. Di dalam perangkat mouse ini, terdapat sebuah bola kecil yang akan menangkap pergerakan mouse dan mentransfer sinyallistrik ke perangkat pemroses (CPU). Dengan demikian, mouse komputer dapat secara cepat melakukan kinerjanya sebagai perangkat masukan.
Berikut ini dapat Anda simak beberapa fungsi mouse
komputer:
1. Memberikan perintah ke komputer dengan cara menggerakkan
mouse di permukaan khusus mouse komputer (Mouse Pad).
2. Menunjukkan letak kursos di layar monitor.
3. Melakukan kegiatan memasukkan perintah yang
disebut: klik, klik ganda (double click), klik tahan dan geser (drag and drop
click), serta klik kanan.
4. Melakukan scrolling layar untuk melihat seluruh
bagian dalam program yang sedang dibuka dengan cara menggeser roda
scroll.
5. Mempercepat dan mempermudah pekerjaan desain
grafis, gaming dan sebagainya.
6. Mengontrol perbesaran visual suatu objek.
7. Mengaktifkan fitur coommnd button serta melakukan
perintah pada suatu aplikasi.
8. Memperbesar dan memperkecil tampilan
worksheet.
9. Melakukan transfer sinyal elektronik dari
pergerakan mouse menuju ke perangkat pemroses.
10. Dan masih banyak lagi.
Mouse
komputer yang bagus pun juga harus Anda perhatikan,
berikut adalah kiat memilih mouse komputer:
Harga harus diprioritaskan
Dalam memilih mouse komputer yang bagus, pertama kali
Anda harus memperhatikan soal harga. Mengapa demikian? Sebab, harga juga akan
berpengaruh ke aspek kualitas. Baik itu kualitas dalam segi fitur maupun
keawetan penggunaan. Perlu juga untuk menyesuaikan harga dengan budget yang
Anda miliki. Rekomendasi mouse komputer yang terbukti kualitasnya sesuai dengan
harganya adalah mouse bermerk Logitech. Mouse dengan merk itu memiliki kinerja
yang cukup bagus dalam waktu yang lama, bisa lebih dari satu tahun pemakaian
sering. Jadi, awal mula jikalau ingin memiliki perangkat mouse komputer yang
bagus adalah mempertimbangkan soal harga dan kualitas.
Ergonomis adalah pilihan kedua
Jangan mentang-mentang melihat desain mouse komputer
yang unik serta lucu, Anda tertarik lalu memutuskan untuk membeli. Hal itu
merupakan kesalahan bagi sebagian besar konsumen saat ini. Kedepankan
kenyamanan, sebab tujuan utamanya adalah pemakaian jangka panjang, bukan? Untuk
hal ini, Anda bisa terlebih dahulu melihat dan mencoba mouse komputer yang akan
Anda beli. Pastikan pula mouse komputer incaran Anda bisa cocok dan nyaman
untuk digunakan sesuai aktivitas sehari-hari dalam mengoperasikan
komputer.
Frekuensi pemakaian juga butuh perhatian
Mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui bahwa
ketahanan mouse komputer dipengaruhi oleh banyaknya klik ketika menggunakannya.
Jadi, apabila Anda memiliki pekerjaan di depan komputer dengan pemakaian yang
cukup sering, maka pastikan bahwa merk dari mouse komputer yang akan Anda beli
memiliki kriteria kualitas terbaik. Sebagaimana poin satu, sesuaikan harga dan
kualitas dari mouse komputer tersebut. Pun, pilihlah merk yang menawarkan
garansi.
Tekstur pun tidak boleh dilupakan
Sangat jarang diperhatikan oleh pengguna adalah soal
tekstur mouse komputer. Usahakan untuk memilih mouse dengan tekstur dop, yang
bercirikan bodi mouse tidak mengkilap. Tak lain adalah untuk menghindari mouse
komputer cepat kotor sehingga tidak mengganggu aktivitas komputerisasi
Anda.
Demikian beberapa hal penting yang dapat penulis
sampaikan terkait pengertian, fungsi dan cara memilih mouse komputer yang
bagus. Semoga informasi ini dapat memberi manfaat kepada Anda soal ilmu
komputer. Terima kasih dan sampai jumpa.
Pengertian VGA Card Beserta Fungsi dan Komponen pada
VGA Card
VGA card merupakan perangkat keras komputer yang
berperan dalam memproses informasi grafis pada komputer anda sehingga mampu
dihasilkan di layar komputer, TV atau proyektor. Dengan kata lain, tanpa VGA
card ini anda tidak mungkin dapat melihat postingan ini di layar komputer
anda.
Pada umumnya komputer memiliki VGA card yang telah terintegrasi
atau tertanam pada motherboard atau CPU. VGA card yang tertanam pada
motherboard biasa disebut “on-board video” sedangkan untuk VGA card yang
tertanam pada CPU disebut “accelerated processing unit (APUs)”.
Kelebihan menggunakan VGA card yang tertanam adalah
mengurangi biaya (karena tidak perlu membeli VGA card untuk tambahan), lebih
simpel dan konsumsi daya yang dibutuhkan lebih sedikit. VGA card jenis ini
cocok untuk anda yang tidak membutuhkan grafis berkualitas tinggi.
Namun tidak menutup kemungkinan bagi anda yang ingin
menambahkan VGA card dengan performa yang lebih tinggi dari VGA card yang telah
tertanam pada komputer anda. Karena pada umumnya setiap komputer telah
menyediakan slot expansion pada motherboardnya, bila mana anada ingin
menambahkan sebuah VGA card.
Fungsi VGA Card
VGA card memiliki fungsi mengolah informasi grafis
pada komputer seperti merender grafis 2D maupun 3D, decoding MPEG-2/MPEG4.
Selain itu VGA card juga mampu untuk menghubungkan komputer dengan perangkat TV
ataupun ke beberapa monitor sekaligus (multi-monitor). VGA card juga memiliki
sound card sehingga mampu menghasilkan output sound ke perangkat yang terhubung
seperti TV.
VGA card saling terhubung dengan CPU (central
processing unit), sehingga mampu untuk mengambil data dari CPU lalu kemudian
memprosesnya sehingga dapat tampil di layar monitor.
Untuk anda yang hobi bermain game atau yang bergelut
dibidang multimedia seperti yang telah saya jelaskan dibagian awal, sangat
penting untuk memiliki VGA card tambahan dengan kualitas yang bagus. Karena
dengan menggunakan VGA card tambahan akan meningkatkan seluruh kemampuan sistem
anda, sebab VGA card memiliki RAM, pengatur daya dan pendingin tersendiri dalam
mengelolah informasi grafis. Sehingga RAM dan CPU pada sistem anda tidak akan
terbebani dan mampu digunakan untuk hal lain.
Tipe Slot pada VGA Card
Untuk menambahkan VGA card pada komputer, anda harus
menggunakan slot expansion yang tersedia pada motherboard anda. VGA card
memiliki slot yang berbeda-beda tergantung dari jenis dari VGA card
tersebut.
Oleh karena itu pada beberapa motherboard dilengkapi
dengan slot VGA card yang lebih dari satu jenis. Biasanya slot yang satu
merupakan slot versi lama dan slot yang satunya lagi merupakan slot versi yang
lebih baru. Berikut ini jenis-jenis slot yang terdapat pada VGA card:
1. ISA
Slot Industry Standard Architecture atau disingkat ISA
dulunya merupakan standard slot VGA card pada sekitar akhir tahun 1980-an.
Namun slot jenis ini sudah tidak lagi digunakan pada motherboard saat ini. VGA
card dengan jenis ISA ini mampu mengirimkan data 2 hingga 3 megabytes per
detik.
2. PCI
Slot Pheriperal Component Interconnect atau disingkat
PCI slot menggantikan peran dari slot ISA sebagai standar slot VGA card pada
awal tahun 1990-an. Slot jenis ini dirancang agar GPU dapat lansung mengambil
data dari memory tanpa harus menggunakan CPU.
Hal ini tentu akan membuat CPU lebih longgar untuk
mengolah data yang lain. PCI mampu menghantarkan data hingga 132 megabytes per
detik, yang mana merupakan peningkatan yang sangat besar bila dibandingkan
dengan slot ISA.
3. AGP
Slot Accelerated Graphics Port atau disingkat AGP slot
pertama kali diperkenalkan pada sekitar tahun 1996. Seiring dengan
berkembangnya jaman, AGP juga mengalami peningkatan dan memiliki 4 macam versi
berdasarkan speednya, yaitu AGP 1X, 2X, 4X, dan 8X. Angka tersebut mewakili
kecepatan dari AGP itu sendiri. AGP 8X merupakan yang tercepat dengan kecepatan
transfer hingga 2,1 gigabytes per detik.
4. PCI Express (PCIe)
PCI Express merupakan jenis slot VGA card yang paling
terbaru, pertama kali diperkenalkan pada tahun 2004. PCI Express ini merupakan
peningkatan teknologi dari jenis PCI yang lama.
Diantara peningkatan tersebut ialah pada kemampuannya
untuk mentransfer data. Untuk versi PCI Expresss X16 mampu untuk mentransfer
data hingga 4 gigabytes per detik. Angka yang sangat jauh berbeda bila
dibandingkan dengan PCI versi lama yaitu hanya 132 megabytes per detik
saja.
Bagian-bagian VGA Card
VGA card terdiri dari sebuah papan sirkuit dengan
berbagai macam komponen yang melekat diatasnya. Komponen-komponen tersebut
diantaranya ialah:
1. Graphics Processing Unit
Graphics Processing Unit (GPU) atau biasa juga disebut
Visual Processing Unit (VPU) adalah sebuah sirkuit yang dirancang untuk
memanipulasi data dengan cepat dan memodifikasi memori untuk mempercepat
pembuatan gambar pada frame buffer. Singkatnya GPU ini mirip dengan CPU, namun
GPU didesain hanya untuk menangani grafis saja.
2. Heat Sink dan Fan
Pada jenis VGA card yang baru dilengkapi dengan heat sink yang berfungsi untuk meratakan suhu yang ada pada graphics processing unit (GPU). Biasanya heat sink juga dilengkapi dengan sebuah kipas yang membantu untuk mengeluarkan udara panas yang ada pada VGA card. Namun pada beberapa jenis VGA card yang berkualitas rendah tidak dilengkapi dengan heat sink, tetapi hanya menggunakan cairan pendingin sebagai gantinya.
3. Memory
Memory adalah tempat dimana semua tekstur dan
informasi grafis disimpan. GPU mengambil data dari memori kemudian memprosesnya
lalu disimpan kembali di memori untuk kemudian disalurkan ke RAMDAC sehingga
dapat tampil dilayar monitor anda.
RAMDAC merupakan singkatan dari Random Access Memory
Digital to Analog Converter. Yang mana berperan untuk mengontrol gambar digital
untuk kemudian dikonversi menjadi signal analog sehingga gambar tersebut dapat
tampil di monitor.
Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja Soundcard
Jika diartikan kata soundcard berarti kartu suara,
kartu ini berfungsi mengolah data berupa file suara. Soundcard juga berperan
mendukung sistem output suara seperti speaker, agar suara yang dihasilkan oleh
speaker lebih berkulitas.
Berikut pembagian soundcard menurut tempat
pemasanagannya :
1. Soundcard Onboard
Adalah soundcard yang sudah terpasang dan sudah ada
pada mainboard komputer. Soundcard ini sudah dipasang oleh pihak yang
memproduksi mainboard, jadi soundcard ini tidak bisa dilepas dari mainboard.
Soundcard ini berbentuk chipset, dan untuk pengoperasiannya soundcard ini
membutuhkan bantuan processor. Soundcard ini sudah cukup jika hanya digunakan
untuk memutar musik.
2. Soundcard Offboard
Soundcard ini merupakan soundcard yang diletakkan pada
slot ISA atau PCI yang ada di mainboard, namun kebanyakan mainboard saat ini
mengunakan slot PCI. Soundcard ini dapat mengoptimalkan suara yang dihasilkan
oleh speaker komputer anda. Karena kualitas suara yang dihasilkan lebih bagus daripada
hanya menggunakan soundcard onboard, soundcard ini tidak digunakan jika hanya
untuk keperluan memutar musik saja. Itu terjadi karena soundcard ini memiliki
harga yang mahal.
3. Soundcard External
Dalam penggunaanya soundcard ini dipasang pada port
eksternal yang ada pada komputer seperti USB, soundcard ini mampu menghasilkan
suara dengan kualitas tinggi. Dan soundcard ini sangat cocok diigunakan untuk
merekam suara.
Fungsi Soundcard
Soundcard berfungsi mengeluarkan suara yang dihasilkan
oleh proses komputer. Namun soundcard juga memiliki beberapa fungsi utama yaitu
sebagai penerjemah sinyal analog menjadi sinyal digital saat anda melakukan
proses perekaman suara, soundcard juga bisa menerjemahkan sinyal digital
menjadi sinyal analog saat anda ingin mendengarkan sebuah file suara. Soundcard
juga berfungsi sebagai synthesizer dan juga sebagai MIDI interface.
Cara kerja soundcard
- Mendengarkan suara
Saat anda ingin mendengarkan sebuah file suara. File
suara berupa wavefrom.wav atau mp3 dikirim ke soundcard. Lalu file tersebut
diolah dan diproses oleh DSP (digital signal processing) yang bekerja sama
dengan DAC (digital analog converter). DAC disini memiliki peran untuk mengubah
sinyal digital menjadi sinyal analog. Setelah sinyal diubah, sinyak tersebut
diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker komputer.
- Merekam suara
Saat anda ingin melakukan perekaman suara, proses
penginputan suara dilakukan lewat sebuah mikrofon. Lalu suara diolah oleh DSP
(digital signal processing) yang kemudian akan dikirim ke ADC (analog digital
converter) yang berperan mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital.
Kemudian sinyal akan disimpan dalam format wavefrom table (.wav).
Fungsi Harddisk
Harddisk atau sering kali disebut hard drive, hard
disk drive, maupun disk drive. Komponen ini sangat sering dijumpai pada
komputer maupun laptop. Banyak prang mengganggap fungsi harddisk hanya sebagai
media penyimpanan. Harddisk merupakan komponen komputer yang digunakan sebagai
penyimpanan perangkat keras untuk menyimpan dan membaca data pada komputer.
Komponen ini menggunakan cakram yang dilapisi dengan bahan magnetik. Kapasitas
yang dimilikinya juga cukup besar.
Sifat dari komponen ini adalah permanen, sehingga yang
disimpan tidak akan hilang. Harddisk juga memiliki dua jenis, yaitu internal
dan eksternal. Kedua jenis ini memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda.
Sejarah Harddisk
Harddisk pertama kali dikenalkan pada tahun 1956
oleh IBM. Berbeda dengan saat ini, harddisk pada mulanya memiliki berat sekitar
500kg dengan kapasitas yang sangat kecil. Pada awal pengenalannya harddisk
hanya disewakan kepada perusahaan besar saja.
Harddisk selanjutnya semakin berkembang dengan ukuran
yang sangat kecil seperti sekarang. Tentu saja dengan penyimpanan yang sangat
besar. Komponen ini semakin diminati perusahaan-perusahaan penyedia komputer
dan laptop seiring berjalannya waktu.
Fungsi Harddisk Lengkap
fungsi harddisk tidak hanya berfungsi sebagai media
penyimpanan saja seperti yang diketahui kebanyakan orang. Nyatanya harddisk
memiliki berbagai kegunaan yang sangat penting untuk menunjang kerja komputer
atau laptop, bahkan server. Adapunfungsi harddisk adalah sebagai berikut:
Fungsi harddisk sebagai penyimpanan utama, komponen
ini menjadi media penyimpanan permanen dalam komputer. Tidak bisa dibayangkan
jika laptop atau komputer yang kalian miliki tidak memiliki komponen
Hardisk berkerja secara logika dalam komputer, dalam
harddisk terdapat berbagai folder dan subfoder sesuai kategori. Folder-folder
tersebut saling berkaitan dan berganttung. Adakalanya data yang disimpan dalam
suatu folder berguna untuk mengerakan data pada folder lainnya.
Sebagai media back up. Terkadang menyimpan file fdi
harddisk internal saja membuat kita khawatir jika sesuatu terjadi. Oleh
karenanya terkadang kita membutuhkan harddisk eksternal untuk membackup
data-data penting.
Penyimpanan software, harddisk sebagai memori
penyimpanan utaman memiliki peranana yang penting untuk menginstall aplikasi.
Setiap aplikasi yang diinstall dalam komputer akan otomatis tersimpan dalam
media harddisk.
Penyimpanan data OS, harddisk ternyata juga berperan
penting pada data OS yang terdapat dalam komputer atau laptop. OS pada komputer
dapat beroperasi karenan adanya memori penyimpanan harddisk di dalamnya.
Komponen Harddisk dan Fungsinya komponen harddisk
Komponen harddisk memiliki peran pentinguntuk
menyimpan data. Kerusakan pada salah satu komponen akan menyebabkan kerusakan
pada hardisk. Adapun komponen-komponen dalam harddisk adalah sebagai
berikut:
Platter atau Cakram Magnetik
Platter atau cakram magnetik berbentul pelat tipis.
Pelat tersebut digunakan untuk menyimpan data pada komputer secara
permanen.
Cakram berbentuk bulat ini akan berputar ketika data
dibaca.Terdapat lebih dari satu pelat cakram di dalam harddisk untuk menjaga
data.Setiap pelat cakram memiliki ukuran yang berbeda.
Spindle
Spindle merupakan pusat dari cakram platter yang
berputar. Kecepatan dari splindler dalam memutar cakram magnetik sangat
memperngaruhi kecapatan transfer data yang dilakukan. Semakin cepat
perputarannya maka proses membaca data juga semakin cepat pula.
Read-write Head
Read Write Head berfungsi untuk membaca data di dalam platter.
Head ini terletak di atas cakram platter. Terdapat jarak antara head dengan
pelat cakram tersebut. Jarak ini bertujuan agar harddisk kalian tidak cepat
rusak karena gesekan head dan pelat cakram.
Aktuator
Aktuoator ini merupakan lengan yang bergerak mengatur
perputaran pada spindle. Komponen ini berfungsi sebagai pengawas dalam
pembacaan data pada harddisk.
Enclosure
Enclouse adalah lapisan terluar harddisk yang memiliki
fungsi untuk melindungi seluruh komponen di dalamnya. Terdapat filter yang
digunakan untuk menjaga suhu pada harddisk.
Prinsip Kerja Harddisk
Prinsip Kerja Harddisk
Harddisk pada umumnya bekerja untuk menyimpan
file atau data. Namun jarang kalian ketahui bagaiman prinsip kerja dari
harddisk melalui komponen-komponen di dalamnya. Berikut adalah prinsip kerja
dari harddisk:
Platter atau cakram magnetik pada harddisk akan
digerakan oleh spindle dalam kecepatan tinggi. Kualitas sebuah harddisk pada
umumnya diukur melalui kecepata spindle dalam memutar cakram.
Selanjutnya head yang berada di sebuah spindle akan
membaca data yang tersimpan di dalam platter. Heads ini pula yang akan merekam
dan mengatur transfer data.
Pertukaran informasi yang terjadi dalam spindle ini
akan diatur oleh aktuator. Aktuator ini yang menghubungkan dan memberi
instruksi kepada pengendalian data.
Setiap pelat atau cakram magnetik dalam platter
memiliki ukuran yang berbeda. Hal ini bergantung kepada kapasitas harddisk.
Ukuran pelat yang berbeda ini berfungsi untuk mempercepat kerja harddisk dalam
mengolah data.
Pelat atau cakram magnetik ini memiliki ruang kerjanya
masing-masing. Sedangkan di ruang tersebut juga terdapat sekto-sektor lainnya
yang lebih kecil. hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan kerja harddisk.
Hardisk pada dasarnya bekerja dengan saling
berketergantungan antara setiap komponennya.
Jenis-jenis Harddisk
Jenis-jenis Harddisk
Terdapat berbagai macam harddisk yang tersedia untuk
komputer dan laptop. Adapun jenis harddisk tersebut berdasarkan jenis
spesifikasinya adalah sebagai berikut:
1. ATA/EIDE
Advance technology Attachment dan Enchanced
Intergrated Drive Electronic adalah standar disk yang menghubungkan dengan bus.
Drive jenis ini banyak ditemui di PC atau Personal Computer. Selain harganya
yang murah, jenis hardisk ini juga banyak ditemui di pasaran.
2. SCSI
Harddisk ini memiliki harga yang sedikit lebih mahal
dibanding ATA/EIDE. Seperti harganya, performa yang ditawarkan juga jauh lebih
baik. Jenis harddisk ini juga dapat menjalankan lebih dari satu drive dengan
performa yang seimbang.
3. RAID
Jika kalian mencari harddisk dengan performa yang luar
biasa tangguh, RAID adalah jawabannya. Disk ini memiliki kapasitas yang sangat
besar. Selain itu, kekuatan dari kecepatan tranfernya pun cukup tinggi
dibanding dua disk sebelumnya.
4. SATA
Serial Advance Technology Attachment atau lebih
dikenal SATA merupakan drive interface dari ATA dan EIDE. Kecapatan dari disk
ini cukup tinggi karena ia menggunakan dua pertiga bagian dari ATA. Disk ini
sering dijumpai sebagai internal disk yang terpasang di CPU.
5. SSD
Berbeda dengan harddisk lainnya, disk ini menggunakan
memori komputer sebagai pengganti komponen mekanik di dalamnya. Meski memiliki
harga yang masih cukup mahal, disk ini memiliki kecepatan transfer yang sangat
tinggi.
Perbedaan Harddisk Internal dan Eksternal
Terdapat dua jenis harddisk yang sering diketahui,
yaitu internal dan eksternal. Namun, seringkali banyak dari kita yang kesulitan
membedakan antara harddisk internal dan eksternal. Berikut adalah perbedaan
antara kedua harddisk tersebut:
Harddisk Internal
Terpasang lansung di komputer
Menyimpan data secara permanen
Memiliki kecepatan yang tinggi
Semakin besar kapasitanya maka harganya semakin murah
pula
Harddisk Eksternal
Merupakan penyimpanan portable yang dapat
dilepas
Kecepatan transfernya tidak sebaik harddisk
internal
Seringkali hanya digunakan untuk transfer data atau
menyimpan data cadangan
Antara harddisk internal dan eksternal keduanya
memiliki fungsi harddisk yang berbeda. Harddisk internal tentunya menjadi
komponen wajib di setiap komputer maupun laptop. Sedangkan harddisk eksternal
bisa digunakan sebagai penyimpanan sementara, seperti flashdisk.
Well, itu tadi penjelasan tentang perangkat keras
komputer ya, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua, thank
you J
Ig : angelicapagnozzii
Email : angelicaalbina668@gmail.com
Komentar
Posting Komentar