Angelica albina P

macam - macam perangkat keras beserta fungsi nya

 

 

 

A. Pengertian Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya

            Perangkat keras komputer adalah bagian dari sistem komputer sebagai perangkat yang dapat diraba, dilihat secara fisik, dan bertindak untuk menjalankan instruksi dari perangkat lunak (software). Perangkat keras komputer juga disebut dengan hardware. Hardware berperan secara menyeluruh terhadap kinerja suatu sistem komputer. Berikut cara kerja, macam-macam perangkat keras komputer, dan fungsinya. A. Cara Kerja Perangkat Keras Komputer (Hardware) 

 

        Hardware secara fundamental mempunyai bagian non-fisik yang disebut firmware. Firmware berfungsi sebagai penyedia instruksi dasar yang dapat dilakukan sebuah hardware. Firmware disimpan dalam chip memori khusus pada suatu hardware yang dapat berupa ROM atau EEPROM. Firmware berupa sebuah perangkat lunak kecil (software) yang biasanya ditulis dalam bahasa pemrograman rendah untuk menghasilkan instruksi dasar yang dapat digunakan oleh hardware bersangkutan secara cepat. Instruksi dasar ini dapat dibedakan menjadi 3 yaitu ;

 

  1. Instruksi Dasar Input Instruksi dasar input adalah instruksi yang dapat memberikan informasi kepada perangkat lunak lainnya yaitu sistem operasi dengan perantara driver. Hal ini terjadi saat pengguna berinteraksi dengan hardware bersangkutan. Misalnya mengetik dengan keyboard, menggeser mouse, dan lain-lain.

  1.  Instruksi Dasar ProsesInstruksi dasar proses adalah instruksi yang berperan sebagai penengah proses input atau output yang dilakukan suatu hardware (tidak keduanya). Instruksi dasar proses yang dimaksud adalah instruksi yang hanya terjadi dalam suatu hardware atau bukan dalam sistem komputer secara utuh. 

  1.  Instruksi Dasar Output Instruksi dasar output adalah instruksi yang dipanggil oleh perangkat lunak lainnya yaitu sistem operasi dengan perantara driver. Hal ini terjadi saat ada perintah untuk menggunakan hardware tersebut dari pengguna. Misalnya memutar video dengan monitor, mencetak dokumen dengan printer, dan lain-lain

 

B. Jenis-Jenis Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya 

        Sistem komputer terdiri dari 5 jenis perangkat keras yaitu perangkat keras input, perangkat keras proses, perangkat keras output, perangkat keras penyimpanan, dan perangkat keras kelistrikan. Kelima perangkat keras ini diatur sedemikian rupa membentuk sistem terintegrasi untuk dapat melakukan input, proses, dan output data. 

 

 

Berikut masing-masing penjelasan dari kelima perangkat keras tersebut: 

 

1. Perangkat Keras Input 

        Perangkat keras input adalah jenis hardware yang berfungsi untuk memasukkan data (input) ke dalam memory sistem komputer. Perangkat keras input utama dari sebuah sistem komputer adalah keyboard. Mouse merupakan perangkat keras input pendukung (peripheral) dari sebuah sistem komputer. Berikut beberapa contoh hardware input pada komputer. 

    

 

Keyboard 

 

 

 

Keyboard adalah perangkat input utama sebuah sistem komputer yang terdiri dari tombol-tombol untuk mengoperasikan komputer. Keyboard dapat digunakan untuk melakukan input data secara menyeluruh pada sistem komputer. 

 

 

Mouse 

 

 

 

Mouse adalah perangkat peripheral komputer yang digunakan untuk melakukan input data berupa gerakan kursor, klik, dan scroll. Mouse pada awalnya menggunakan bola untuk melakukan gerakan kursor, seiring perkembangan teknologi digunakan sensor cahaya untuk mendeteksi pergerakan. 

 

 

Scanner 

 

 

 

Scanner adalah perangkat keras input pada komputer dengan data masukan berupa hasil pindai (scan) dari sebuah dokumen, layaknya mesin fotocopy. 

 

 

ROM-Drive 

 

 

 

ROM-Drive adalah perangkat keras input yang dapat membaca inputan data dari kepingan digital berupa CD atau DVD. Perangkat ini biasanya digunakan untuk menginstal sistem operasi atau software. Terdapat beberapa jenis ROM-Drive yaitu DVD-ROM dan CD-ROM dengan kemampuan R (read:hanya bisa membaca) atau RW (bisa read:membaca dan write:menulis). Sekarang beberapa jenis komputerjinjing (laptop) tidak menyediakan ROM-Drive, sehingga instalasi sistem operasi dilakukan dengan flashdisk bootable. 

 

 

 

 

 

2. Perangkat Keras Proses 
        Perangkat keras proses adalah jenis hardware yang berfungsi untuk melakukan olah data atau eksekusi perintah terhadap data yang dimasukkan. Perangkat keras proses utama dari sebuah sistem komputer adalah prosesor (CPU), VGA, kartu suara (sound card), dan motherboard

 

 

Prosesor (CPU) 

 

 

 

Prosesor adalah perangkat keras proses utama yang merupakan komponen circuit elektronik yang dapat melakukan eksekusi komputasi logika, aritmatika, sistem kontrol, dan input/output (I/O) spesifik berdasarkan instruksi yang diperintahkan pengguna. Hampir seluruh proses di dalam suatu sistem komputer dilakukan oleh prosesor. Prosesor juga disebut dengan CPU (Central Processing Unit). 

 

 

Mainboard 

 

 

 

Motherboard adalah perangkat keras yang berupa papan circuit yang menghubungkan setiap perangkat keras pada sistem komputer dan dilengkapi dengan chip BIOS. Chip BIOS kependekan dari Basic Input Output System. Perangkat ini juga disebut papan induk atau mainboard. Terdapat banyak port-port di motherboard untuk menghubungkan berbagai hardware dalam sistem komputer. 

 

 

VGA 

 

 

 

VGA (Video Graphics Array) adalah perangkat keras yang digunakan untuk melakukan proses visualisasi data dalam bentuk grafis. Perkembangan VGA yang sangat pesat, mendukung perkembangan industri game dan CAD. 

 

 

Kartu suara 

 

 

 

Kartu suara (sound card) adalah perangkat keras yang digunakan untuk melakukan proses data berupa suara, baik mengeluarkan maupun merekam suara. 

 

 

 

 

3. Perangkat Keras Output 

    Perangkat keras output adalah jenis hardware yang berfungsi untuk menampilkan atau menghasilkan keluaran dari data yang diproses. Perangkat keras output utama dari sebuah sistem komputer adalah monitor dan speaker. 

 

 

Monitor 

 

 

 

Monitor adalah perangkat output yang digunakan untuk menampilkan hasil proses data grafis dari VGA. Data yang ditampilkan menyediakan informasi berupa video. 

 

 

Speaker 

 

 

 

Speaker adalah perangkat output yang digunakan untuk mengeluarkan hasil pemrosesan kartu suara berupa suara. 

 

 

Printer 

 

 

 

Printer adalah perangkat output yang digunakan untuk mencetak kertas. 

 

 

Proyektor 

 

 

 

Proyektor adalah perangkat output yang digunakan untuk menampilkan gambar di layar proyeksi dengan menggunakan elemen optik. 

 

 

4. Perangkat Keras Penyimpanan 

        Perangkat keras penyimpanan adalah jenis hardware yang berfungsi untuk menyimpan data pengguna. Terdapat 2 Perangkat keras penyimpanan utama dari sebuah sistem komputer adalah penyimpanan non-volatile internal (HDD/SSD) dan penyimpanan volatile (RAM). 

 

 

 

RAM 

 

 

 

RAM (Random Access Memory) adalah media penyimpanan yang bersifat volatile (data hilang ketika listrik dimatikan) dan data diakses secara acak (random). RAM digunakan untuk menyimpan data saat diproses oleh prosesor. Karena menggunakan teknologi DRAM, proses transfer data RAM mencapai ratusan bahkan ada ribuan kali lebih cepat dari hardisk biasa. Sehingga untuk meningkatkan performa, data yang diproses oleh prosesor akan disimpan di RAM untuk sementara. RAM juga digunakan untuk teknologi caching yaitu menyimpan file sementara, misalnya saat awal membuka suatu aplikasi akan terasa lambat. Namun untuk kedua kalinya, akan terasa cepat. Hal ini terjadi karena RAM telah menyimpan data aplikasi untuk diproses jika diperlukan, yang dikenal dengan istilah caching. 

 

 

ROM 

 

 

 

ROM (Read Only Memory) adalah media penyimpanan yang bersifat non-volatile (data tidak hilang saat listrik dimatikan) dan bersifat hanya dibaca. ROM biasanya digunakan untuk chip BIOS atau Firmware. 

 

 

Hardisk 

 

 

 

Hardisk adalah media penyimpanan non-volatile (data tidak hilang saat listrik mati) yang digunakan untuk menyimpan data sistem operasi dan data pengguna dalam bentuk piringan digital. Hardisk memungkinkan untuk membagi lokasi penyimpanan berdasarkan partisi. Misalnya partisi C:\ untuk sistem operasi, software, game dan partisi D:\ untuk file pengguna seperti musik, video, dokumen. Hardisk juga disebut HDD. 

 

 

SSD 

 

 

 

SSD (Solid State Drive) adalah media penyimpanan non-volatile dengan teknologi NAND Flash yang digunakan sebagai pengganti HDD. Teknologi NAND Flash yang menggantikan piringan digital menyebabkan SSD menjadi lebih cepat, lebih kuat, dan lebih hemat listrik. 

 

 

NVme 

 

 

 

NVme adalah media penyimpanan non-volatile dengan teknologi NAND Flash dari SSD yang menggunakan port PCI Express dan digunakan sebagai pengganti SSD biasa untuk performa yang lebih cepat. Port ini biasanya digunakan untuk kartu grafis (VGA) atau suara, sehingga teknologi NVme dapat memberikan performa maksimum dari media penyimpanan NAND Flash. NVme sering digunakan pada data center atau komputer server. 

 

 

 

5. Perangkat Keras Kelistrikan 

    Untuk bekerja sistem komputer memerlukan asupan daya dan tegangan yang stabil. Sistem komputer menggunakan power supply untuk manajemen listrik ke masing-masing perangkat keras lainnya. Selain itu, pengguna biasanya memasang stavolt untuk menstabilkan listrik yang masuk kedalam sistem komputer sebelum diatur oleh power supply. 

 

 

 

 

Power supply 

 

Power supply adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk melakukan konversi tegangan dari AC menjadi DC, sehingga dapat dilakukan manajemen ke sistem komputer terkait. 

 

 

 

 

Stavolt 

 

Stavolt (Stabilizer voltage) adalah perangkat keras yang berfungsi untuk menstabilkan tegangan listrik. Penggunaan stabilizer dimaksudkan untuk mencegah kerusakan perangkat elektronik akibat lalu lintas tegangan yang naik turun secara signifikan. 

 

 

 

UPS 

 

UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah perangkat keras yang menyediakan backup listrik, sebagai alternatif saat listrik mati. Hal ini membantu pengguna untuk mematikan komputer dengan benar sebagai tindakan untuk mencegah kerusakan data saat listrik mati. UPS sekarang biasanya dilengkapi dengan sistem stabilizer, sehingga penggunaan UPS tidak lagi memerlukan stavolt. Namun, harga UPS lebih mahal dari stavolt. 

 

 

 

 

Pengertian Keyboard 

 

Apa itu Keyboard? Keyboard adalah Sebuah hardware(perangkat keras) yang berfungsi sebagai alat input berupa huruf, angka, simbol,dll dan juga berfungsi untuk menjalankan berbagai instruksi pengguna ke dalam komputer. Pada dasarnya, keyboard sendiri dibagi menjadi empat bagian, yakni: 

 

 

1. Typerwriter Key 

 

Typerwriter key sendiri adalah tombol yang sama fungsinya dalam proses pengetikkan yang untuk mempermudah pengetikkan. Fungsi dari tombol tombol itu yaitu Back Space, Caps Lock, Delete, Esc, End, Enter, Home, Insert, Page Up, Page Down, Shift, dan Tab. 

 

Numeric Key 

 

Numeric Key adalah tombol-tombol yang ada pada keyboard dengan fungsi numerik atau penggunaan pengetikkan yang hubungannya dengan angka atau simbol simbol numerik lainnya. Numeric key ini akan berfungsi bila dalam posisi on dan jika off, maka tombol tersebut akan menjadi typerwriter key. Biasanya pada keyboard ini terdapat 80 buah. 

 

Function Key 

 

Tombol function key maksudnya adalah tombol-tombol yang berfungsi untuk mempermudah pekerjaan atau pengetikkan pada keyboard. Tombol ini terdiri dari 10 tombol untuk jenis keyboard yang memiliki jumlah tombol 80 buah, sedangkan 12 tombol untuk keyboard dengan jumlah jumlah 101 buah. Tombol ini dimulai dari tombol F1 hingga F12, dan masing-masing tombol-tombol tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda tergantung dari pemograman yang akan mau dijalankan. Fungsi tombol keyboard ini dapat juga mengganti alat bantu perintah untuk mengarahkan user menggunakan komputer sebagai pengganti mouse. 

 

Special Function Key 

 

Special Function Key memiliki fungsi yang sangat spesial seperti hal namanya. Maksud spesial di sini, key tersebut akan mendapatkan fungsi spesialnya bila digabungkan dengan tombol lainnya yang ada pada keyboard. Seperti Ctrl + Z yang berfungsi untuk mengembalikkan pekerjaan sebelumnya yang sudah terlewat. Fn yang berfungsi sebagai pengeras suara atau volume dengan simbol yang ada di keyboard. Tombol special function key tersebut tergolong dalam beberapa, yaitu Ctrl, Alt, Fn, Num Lock, Scrool Lock, Print Screen, dan Shift. 

 

Jenis Jenis keyboard 

 

Keyboard jenisnya itu ada banyak tapi saya tidak akan membahas semua jenis jenisnya sob karena akan memakan waktu. Okeh langsung saja inilah jenis jenis keyboard : 

 

1. Jenis keyboard dari Segi Bentuk Dan Portnya 

 

 

1. Keyboard Serial 

 

 

 

Jenis keyboard ini menggunakan DIN 5 Male. Fungsi dari keyboard serial ini biasa digunakan atau dipakai oleh komputer-komputer yang berjenis AT. DIN 5 Male ini adalah port pada keyboard serial yang memiliki 5 buah jarum-jarum untuk menghubungkan komputer dengan keyboard. Untuk port pada keyboard ini cukup berbeda dari port keyboard yang lainnya, dari jenis ukurannya yang cukup besar hingga bentuk kabel yang lebih tebal. 5 Jarum ini nantinya sebagai detektor keyboard aktif, jika salah satu mengalami kerusakan, maka keyboard ini tidak akan bisa digunakan. 

 

 

 

2. Keyboard USB 

 

 

 

Keyboard USB ini banyak pula digunakan oleh semua komputer atau laptop, karena proses pemasangan yang sangat mudah dan simpel. Jenis konektor yang digunakan adalah mempergunakan jenis konektor USB, yang menjamin proses transfer data yang lebih cepat. Disinilah fungsi port digunakan untuk menyambungkan port USB pada keyboard dengan komputer atau laptop. Keyboard USB saat ini lebih banyak digunakan karena port usb yang lebih mudah bila dibandingkan dengan port dengan jarum-jarum. Selain rentan akan kerusakan keyboard ini memiliki kabel yang lebih tipis bila dibandingkan dengan versi keyboard sebelumnya. 

 

 

3. Keyboard PS/2 

 

 

 

Jenis keyboard ini sama halnya dengan keyboard serial, namun penggunaannya di pakai untuk komputer yang berjenis ATX. Jenis keyboard inilah yang kebanyakan dipakai dan digunakan. Dalam proses pemasangan pada keyboard ini haruslah secara cermat, sebab port yang dimiliki sangatlah mirip dengan portnya mouse. Sehingga butuh ketelitian untuk menyambungkan port keyboard ini agar dapat tehubung dengan baik. keyboard PS/2 ini menggunakan plug DIN mini yang berisi 6 jarum sebagai konektor, masing-masing jarum konektor ini memiliki tugasnya masing-masing. Sehingga saling terkait antara jarum satu dengan jarum lainnya. 

 

 

4. Keyboard Wirrless 

 

 

 

Keyboard ini tidak menggunakan kabel untuk berhubung seperti biasanya sesuai dengan nama dari keyboard ini. Jenis koneksi yang digunakan oleh keyboard ini adalah bentuk infrared, Wifi, dan bluethooth. Untuk menghubungkannya dengan komputer, dibutuhkan sebuah unit pemancar dan penerima. Unit pemancar itu sendiri biasanya terdapat pada keyboard itu sendiri, sedangkan penerima biasanya di pasang pada port USB atau serial pada SPU. Keyboard ini bisa dipakai oleh semua jenis komputer dan laptop. Kebanyakan pula, keyboard wireless menjadi salah satu keyboard favorit yang di gunakan karena tidak susah-susah memakai kabel. 

 

 

 

 

 

2. Jenis Keyboard Dari Segi Tombol 

 

1. Keyboard QWERTY 

 

 

 

 

Keyboard ini di namakan sesuai tombol yang di ambil dari 6 huruf berurutan pada baris huruf pada keyboard tersebut. Keyboard ini di desain sedemikian rupanya sehingga key yang paling sering di tekan terpisah letaknya sejauh mungkin untuk mempermudah pengetikan dan meminimalkan kemacetan pada saat seseorang sedang mengetik (pada mesin ketik mekanik). Meskipun begitu, 48 persen dari gerakan diantaranya huruf yang berurutan harus dilakukan dengan sebuah tangan. Hanya 32 persen ketukan yang dilakukan pada home row. Contohnya saja huruf “a” yang sering digunakan dan diketik dengan jari kelingking yang lemah. Keyboard QWERTY ini sangat familiar dan dan sudah ada sejak 1973 dan telah menjadi keyboard umum komputer atau laptop. 

 

 

2. Keyboard MALTRON 

 

 

 

 

Di keyboard ini, memiliki bentuk cekung ke dalam. Dengan pertimbangannya bahwa saat jari-jari di posisikan untuk mengetik, makan dijamin jari-jari tidak membentuk garis lurus. Nama maltron sendiri berasal dari produsen yang membuatnya yang berkeyakinan dengan menggunakan keyboard malton tersebut pengetik akan lebih mudah. Bahkan beberapa berpendapat lebih mudah mengetik dengan 10 jari ketimbang 8 jari yang biasa digunakan dengan keyboard lainnya, sebab pada keyboard ini memiliki bentuk yang unik dan melengkung. Penggunaan pada keyboard ini dipercata dapat membuat keyboard tidak mudah rusak dikarenakan desainnya yang dibuat mempermudah pada saat mengetik dan posisi tangan pada saat mengetik. 

 

 

3. Keyboard NUMERIK 

 

 

 

 

Keyboard ini biasanya di gunakan untuk memasukkan bilangan yang jumlahnya besar. Karena jika menggunakan keyboard ini, tata letak tombol-tombolnya dapat di jangkau dengan tangan dan akan lebih mudah. Dan keyboard kebanyakan digunakan oleh para accounting dalam memasukkan angka-angka jumlah besar pada komputer maupun laptop. Selain lebih fleksibel dan lebih mudah, menggunakan keyboard ini akan membuat pekerjaan lebih cepat terselesaikan dalam waktu singkat. Keyboard ini menggunakan port USB pada komputer maupun laptop, yang hanya mencolokkan USB pada keyboard kedalam port komputer maupun laptop. 

 

 

 

 

 

4. Keyboard DVORAK 

 

 

 

 

Dengan susunan huruf yang ada di keyboard ini, tangan kanan akan lebih banyak bekerja ketimbang dengan tangan kiri. Selain itu, sekitar 70 persen dirancang agar ketukan jatuh pada home row sehingga dapat mengurangi kelelahan dalam pengetikan. Tidak banyak yang menggunakan keyboard ini dan masih banyak user yang belum mengetahui secara rinci mengenai keyboard ini, untuk itu keyboard ini menjadi american style karena hanya dominan digunakan di negara America saja. 

 

 

 

 

5. Keyboard ALPHABETIK 

 

 

 

 

Pada keyboard ini, susunan tombol-tombol hurufnya disusun sesuai urutan alphabet. Akan tetapi, tingkat popularitas kalah saing dengan QWERTY. Biasanya keyboard ini dipakai untuk anak-anak yang ingin belajar mengetik karena disusun berdasarkan alphabet. Keyboard ini memang disusun layaknya keyboard qwerty untuk memudahkan para user mengetik layaknya keyboard tersebut dengan format qwerty namun dengan susunan huruf alphabet. 

 

 

6. Keyboard KLOCKENBERG 

 

 

 

 

Keyboard ini dibuat dengan maksud untuk menyempurnakan keyboard sebelumnya yang sudah ada, dalam artian dibagi menjadi dua bagian, bagian kiri dan bagian kanan. Bagian kiri dan kanan dipisahkan dengan sudut 15 derajat dan dibuat miring ke bawah. Keyboard ini dibuat lebih dekat atau lebih tipis dan dekat dengan meja, sehingga terasa lebih nyaman. Tata letak pada keyboard ini tidak hanya mengurangi beban otot pada jari jemari dan pergelangan tangan. Akan tetapi juga mengurangi beban otot pada tangan dan bahu, sebab terpisahnya bagian kiri dan kanannya menjadikan relatif lebih banyak untuk  

7. Keyboard EPIC-BLUETOOTH VIRTUAL KEYBOARD 

 

 

 

 

Keyboard ini adalah keyboard keluaran terbaru yang dinanti-nantikan oleh setiap user. Keyboard ini berbentuk epic bluethooth virtual. Keyboard ini muncul dengan lasar dan timbul laser di daerah datar seperti halnya senter. Keyboard ini tidak hanya di gunakan pada laptop, tapi bisa juga di iPad, iPhone, Smartphone ataupun tablet. Bentuknya seperti memiliki bentuk QWERTY dan akan memungkinkan bisa mengetik dengan 350 karakter Permenitnya 

 

 

3. Fungsi Keyboard 

 

Kalian Pasti Tahukan bahwa keyboard itu bagian yang penting di komputer. Coba Bayangin kalo laptop/Komputer Kita Tidak punya keyboard pasti sulit bangetkan buat ngetik atau buat yang lain. Udah gini aja Kalo kita pake keyboard on screen pasti kita haris klik satu persatu huruf yang ada di layar keyboard on screen itu kan ribet banget sob. Makanya keyboard dibuat untuk mempermuadah pengetikan sob, tapi itu menurut saya loh ya. Kalo pengin Lebih Jelasya lagi mari kita simak Fungsi Keyboard Sob. 

 

Fungsi Keyboard Dilihat Dari Varian Tombol 

 

Keyboard, mempunyai fungsi utama sebagai alat ketik, sesuai dengan namanya yaitu papan ketik. Keyboard bertugas untuk menampilkan angka, huruf, dan simbol pada layar monitor komputer Anda yang kemudian dicetak menjadi dokumen atau memang sengaja dibuat sebagai data digital di komputer. Keyboard pada dasarnya tidak selalu mengeluarkan output berupa angka, huruf, dan simbol. Beberapa tombol memang didesain untuk berfungsi sebagai suatu perintah. Sebagai contoh, ada tombol escape yang berfungsi untuk keluar dari aplikasi atau program yang sedang Anda jalankan. Kemudian ada pula tombol F5 yang bertugas melakukan refresh terhadap komputer Anda. Setelah itu ada pula fungsi keyboard sebagai navigasi dimana Anda harus menekan tanda panah, page up, dan page down. 

 

4. Kelemahan dan Kelebihan 

 

Setelah kita belajar jenis dan fungsi keyboard tak lengkap rasanya kalo tidak belajar kelemahan dan kelebihan keyboard sob. Jadi sekalian kita belajar kelemahan dan kelebihan keyboard sob. 

 

1. Kelemahan Keyboard 

 

a. Keyboard QWERTY 

 

- 48 persen dari gerakan diantara huruf yang berurutan harus dilakukan dengan sebuah tangan. 

 

- 32 persen ketukan yang dilakukan pada home row (baris awal dari posisi jari pada keyboard). 

 

- Beban tangan kiri lebih besar dari tangan kanan (56 persen). 

 

- Pengetikan huruf a yang cukup sering dipakai, tetapi harus dilakukan oleh jari kelingking yang paling lemah. 

 

b. Keyboard DVORAK 

 

- Tangan kanan dibebani lebih banyak pekerjaan dari pada tangan kiri. 

 

c. Keyboard KLOCKENBERG 

 

- Bagian kiri dan kanan terpisah sehingga lebih banyak memakan ruang. 

 

d. Keyboard MALTRON 

 

- Bentuknya tak sperti keyboard pada umumnya. 

 

e. Keyboard ALPHABETIC 

 

- Bagi pengguna tukang ketik, tata letak ini justru memperlambat kecepatan mengetik. 

 

f. Keyboard NUMERIC 

 

- Untuk memasukkan angka dalam jumlah besar 

 

- Hanya digunakan untuk memasukkan angka 

 

 

 

2. Kelebihan Keyboard 

 

a. Keyboard QWERTY 

 

Meskipun tata letak QWERTY sangat luas pemakaiannya 

 

b. Keyboard DVORAK : 

 

- Mengurangi kelelahan pada saat mengetik. 

 

c. Keyboard KLOCKENBERG 

 

- Tombol-tombol yang dibuat lebih dekat(tipis) dengan meja kerja. 

 

- Mengurangi beban otot pada jemari dan pergelangan tangan. 

 

- Mengurangi beban otot pada tangan dan bahu. 

 

d. Keyboard MALTRON 

 

- Dapat meningkatkan kecepatan mengetik 

 

- Bentuk keyboard ini menyesuaikan tangan 

 

e. Keyboard ALPHABETIC 

 

- Susunan huruf sesuai alphabetic. 

 

- Bagi pengguna yang bukan tukang ketik, mungkin tata letak ini sangat membantu. Misalnya untuk mengajarkan anak-anak untuk mengenal huruf alphabet. 

 

f. Keyboard NUMERIC 

 

- Untuk memasukkan angka dalam jumlah besar 

 

- Tata letak dapat dijangkau tangan 

 

 

 

 

Pengertian, Fungsi, dan Jenis Monitor Komputer -

 

 

Pada sebuah komputer terdapat 3 macam perangkat keras yang menyusun komputer menjadi sebuah alat yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan. 

 

 

 

Perangkat keras itu terdiri dari perangkat input, process, dan output. Namun pada kesempatan kali ini kita membahas salah satu perangkat keras output pada komputer yaitu monitor. Untuk itu silahkan simak uraian berikut ini 

 

Pengertian Monitor 

 

Monitor adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan hasil proses dari komputer dalam bentuk teks, gambar, ataupun video secara visual. 

Dalam hal ini monitor berperan sebagai perangkat output penyusun sebuah komputer dan sebuah komputer takkan bisa digunakan jika monitornya tidak ada. Itulah alasan mengapa monitor dianggap sangat penting dalam sebuah komputer. 

 

 

 

 

 

Fungsi Monitor 

 

Monitor berfungsi dan berperan untuk menampilkan semua data hasil proses baik itu teks, gambar, atau video yang berasala dari hasil proses. 

 

Semua monitor memiliki resolusi yang berbeda – beda dalam menampilkan gambar yang dihasilkan dari perangkat proses. Misalnya sebuah layar monitor 17 inci memiliki resolusi 1024x768. 

Inci merupakan ukuran diagonal pada sebuah monitor, sedangkan resolusi merupakan lebar dan tinggi pixel yang akan menentukan kualitas gambar yang ditampilkan pada sebuah monitor. 

 

Beberapa Jenis Monitor 

 

1. CRT (Chatode Ray Tube) 

 

Monitor ini sering disebut monitor tabung, bukan tanpa alasan monitor ini disebut begitu, karena pada monitor ini terdapat sebuah media tabung sinar katoda. 

Monitor ini bekerja dengan cara memancarkan sinar elektron ke sebuah titik – titik kecil di layar. 

 

Monitor ini memiliki konsep kerja yang hampir sama dengan televisi tabung yang berat dan besar namun memiliki harga yang murah.

 

 

 

2. LCD (Liquid Crystal Display) 

 

Monitor ini sudah tidak menggunakan tabung hampa lagi untuk menampilkan gambar tapi sudah menggunakan media cairan kristal. 

Teknologi ini bekerja dengan cara memancarkan sinar melalui kristal cair lalu dipancarkan secara elektrik yang akan membentuk sebuah panel – panel kecil yang datar. 

Monitor ini memiliki resolusi yang lebih tinggi dibandingkan monitor CRT, namun ukuran monitor LCD lebih ramping.

 

 

 

3. LED (Light Emitting Diode) 

 

LED memiliki bentuk yang lebih slim alias ramping daripada monitor LCD. Monitor jenis ini juga memiliki kelebihan dalam hal konsumsi daya listrik yang lebih sedikit dibandingkan monitor LCD. Namun monitor jenis ini memiliki harga yang mahal.

 

 

 

4. Monitor Plasma 

 

Pada monitor ini terdapat gas neon yang dialiri listrik yang akan menciptakan pixel. Gas neon ini berada diantara dua plat kaca. 

Monitor ini memiliki kualitas gambar yang lebih baik karena proses pembuatan gambar dilakukan secara langsung tanpa diuraikan terlebih dahulu. 

 

 

 Komponen CPU dan Fungsinya | Bagian-Bagian CPU Komputer 

 

CPU atau Central Processing Unit adalah perangkat keras komputer yang memiliki fungsi penting. Tiap komputer tentu memiliki CPU untuk dapat beroperasi. Terdapat beberapa komponen CPU yang memiliki fungsi penting masing-masing agar komputer bisa bekerja dengan maksimal. 

 

Dalam bahasa Indonesia, CPU dikenal dengan istilah Unit Pemroses Sentral atau UPS. CPU bertugas memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Singkatnya, CPU adalah suatu induk atau pusat pemprosesan data dari perangkat komputer. Tanpa CPU, komputer tidak akan dapat berjalan. 

 

CPU merupakan bagian utama dari komputer, dimana input dari CPU akan ditampilkan outputnya pada layar monitor. Pada CPU terdapat beberapa bagian-bagian yang penting dan memiliki fungsi masing-masing. Tiap bagian bersinergi satu sama lain sehingga komputer bisa bekerja optimal. 

 

Komponen-komponen CPU antara lain adalah motherboard, processor, RAM, VGA card, sound card, dan harddisk. Ada juga bagian-bagian CPU yang fungsinya untuk melindungi komponen lain, misalnya seperti casing CPU dan cooling fan. 

Komponen CPU dan Fungsinya 

 

Berikut ini akan kami bahas mengenai apa saja bagian-bagian CPU komputer dan fungsinya serta penjelasan lengkapnya.

 

1. Casing CPU 

 

 

 

 

komponen CPU pertama adalah casing CPU, yang merupakan bagian paling luar. Umumnya CPU terbuat dari aluminium atau bahan-bahan yang sejenis. Fungsi casing CPU adalah untuk melindungi berbagai komponen CPU lainnya yang ada di dalam dari debu, panas, air, atau kotoran lainnya pada saat bekerja. 

 

Casing juga berfungsi sebagai tempat kita meletakkan dan memasang berbagai komponen seperti motherboard, power supply, optical disc drive, hard disk, dan lain-lain. Peran casing penting agar komponen lain terjaga dan tidak rusak. 

 

2. Motherboard 

 

 

 

 

 

Motherboard juga termasuk salah satu bagian-bagian CPU. Motherboard merupakan papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik atau komponen komputer lainnya saling terhubung seperti seperti processor, video card, sound card, hard disk, dan lain sebagainya. Ada beberapa komponen motherboard seperti socket, slot SATA, slot PCI, dan I/O ports. 

 Fungsi motherboard adalah untuk menghubungkan setiap komponen-komponen komputer tersebut agar bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Motherboard menyatukan semua perangkat keras komputer menjadi satu kesatuan. 

 

3. Processor 

 

 

 

 

 

Processor atau prosesor merupakan perangkat keras komputer yang memiliki tugas untuk memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Dalam sistem kerja komputer, prosesor melakukan manajemen arus data sehingga tidak terjadi stack data dalam proses operasinya. 

fungsi processor adalah melakukan pemrosesan data dan informasi pada komputer, mengintegrasikan seluruh komponen internal yang ada pada komputer, serta meningkatkan performa komputer. 

 

4. RAM 

 

 

 

 

 

RAM adalah singkatan random access memory dan merupakan salah satu komponen CPU. Kinerja RAM sangat berpengaruh pada performa komputer secara keseluruhan, terutama untuk keperluan multitasking atau melakukan beberapa aktivitas secara bersamaan. 

 

Fungsi RAM adalah untuk menyimpan data sementara dari suatu aplikasi, yang bisa dijalankan secara acak. Hal ini membuat daya kapasitas RAM menjadi penting, selain untuk keperluan multitasking, juga untuk penggunaan aplikasi berat, seperti game atau software desain grafis. 

 

5. Harddisk 

 

 

 

 

 

Bagian-bagian CPU berikutnya adalah harddisk. Harddisk atau biasa disingkat HDD, merupakan tempat penyimpanan data konvensional pada komputer yang bekerja secara mekanik. Harddisk berisi sebuah piringan atau cakram. 

 

Fungsi harddisk adalah untuk media penyimpanan data, serta media penyimpanan instalasi dari sistem operasi yang digunakan untuk menjalankan CPU. Semakin besar kapasitas harrdisk, maka semakin banyak pula data-data konvensional yang dapat disimpan. 

 

 

6. CD/DVD ROM 

 

 

 

 

 

Komponen CPU yang selanjutnya adalah CD/DVD ROM, biasa juga dikenal sebagai optical disk drive. Komponen ini merupakan piranti yang dapat digunakan untuk menulis dan membaca kaset atau kepingan CD/DVD. 

 

Dengan kata lain, fungsinya adalah membaca file dan data pada kepingan CD atau DVD atau format lain yang sesuai. Adapun format yang termasuk ke dalam CD/DVD ROM adalah CD-ROM drive, CD-RW drive, DVD-ROM drive, dan DVD-RW drive. 

 

7. VGA Card 

 

 

 

 

 

VGA, singkatan dari video graphic adapter merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai pengolah data grafis sebelum ditampilkan ke monitor. VGA juga dikenal sebagai kartu grafis, dan termasuk komponen CPU yang sangat penting. 

 

Fungsi VGA card yang utama adalah sebagai pengolah data grafis sebelum ditampilkan ke monitor komputer. VGA juga sangat penting untuk menentukan kualitas gambar yang akan ditampilkan pada layar monitor. 

 

 

8. Sound Card 

 

 

 

 

 

Sound card juga termasuk salah satu bagian-bagian CPU pada komputer. Bagian ini memiliki fungsi sebagai pengolah audio untuk perangkat komputer. Fungsi sound card yang lainnya adalah sebagai prosesor audio untuk komputer. 

 

Sound Card juga memiliki fungsi untuk mengontrol semua audio yang terdapat pada perangkat komputer. Tanpa perangkat ini, maka bisa dipastikan komputer tidak akan bisa mengeluarkan suara. 

 

 

9. Power Supply 

 

 

 

 

 

Power supply merupakan salah satu bagian CPU yang sangat penting, karena menyangkut masa pakai komputer. Fungsi power supply adalah untuk memberikan daya atau sumber listrik pada komponen-komponen komputer. Jika power supply tidak bekerja baik, maka kinerja CPU komputer juga akan terganggu. 

 

Power supply juga berfungsi merubah tegangan DC menjadi AC sebelum dialirkan ke setiap komponen-komponen komputer itu sendiri. Power Supply memiliki tegangan daya yang berbeda-beda ada dari 300 watt, 380 watt, 400 watt, 450 watt, 500 watt, 600 watt, dan sebagainya. 

 

 

10. Cooling Fan 

 

 

 

 

 

Komponen CPU terakhir yang dibahas adalah cooling fan atau kipas angin pendingin. Fungsi cooling fan penting dalam menjaga dan menstabilkan suhu pada CPU. Hal ini penting untuk mengantisipasi peningkatan suhu, terutama jika melakukan aktivitas berat pada komputer. 

 

Cooling fan juga mampu menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, misalnya seperti overheat atau mati mendadak karena berhentinya kinerja CPU. Posisi cooling fan pada CPU juga harus disusun dengan tepat, agar semua komponen bisa terkena dampaknya. 

 

Nah itulah pembahasan mengenai 10 bagian-bagian CPU dan fungsinya pada komputer. Tiap komponen CPU memiliki peran dan fungsi masing-masing yang penting guna menunjang kinerja komputer kita agar performanya menjadi maksimal. 

 

 

 

 

 

Scanner : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Sejarah dan Jenis

 

Scanner merupakan salah satu alat elektronik komputer yang berfungsi untuk memasukkan data berupa gambar dan di proses melalui komputer. 

 

Berbeda dengan mesin fotocopy kalo mesin fotocopy hasil bisa langsung kita lihat pada media kertas sedangkan scanner hasilnya di tampilkan terlebih dahulu ke layar komputer kemudian di proses manual ke dalam komputer dengan bantuan operator. 

 

Data yang sudah diambil dengan scanner tersebut dapat dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer dengan mengenali teks yang di sebut ASCII (American Standard Code for Information Interchange). 

Sejarah Scanner 

 

Scanner diawal kemunculannya dapat menyaingi suatu teknologi mesin foto kopi yang dikenalkan di tahun 1959 dengan waktu itu adalah Xerox. 

 

Meskipun dari kedua alat tersebut mempunyai fungsi dasar yang sama, yakni sebagai pengganda, mesin foto kopi mempunyai ukuran yang besar dan menghasilkan output dalam bentuk kertas yang ukurannya tidak bisa diedit atau manipulasi. 

 

Sementara scanner yang mengarah di dunia digital dengan outpu dalam bentuk berkas digital yang bisa diubat sedemikian rupa tampilannya sesuai dengan yang diinginkan pengguna. 

 

Karena fungsi dasarnya yang sama, keduanya tetapi mempunyai penggunanya masing-masing karena menyesuaikan kebutuhan. 

 

Hanya saja, tak dapat dipungkiri bahwa terdapat kecenderungan untuk mengadopsi teknolgo dan menggantikan teknologi pengganda analog semacam foto kopi. 

 

Inisiatif seperti ini seringkali diwujudkan dengan melakukan penggabungan atau integrasikan mesin foto kompi digital modern dengan scanner dan printer laser. 

 

Perkembangan teknologi menjadi suatu integrasi tersebut semakin membuattakjub, yang diwujudkan dengan munculnya scanner dengan kecepatan tinggai atau mengirimkan berkas melalui email. 

 

 

Cara Kerja Scanner 

Saat kita menempatkan objek kertas bergambar ataupun teks pada layar kaca scanner dan menekan sebuah tombol scan pada mesin scanner atau menu scan pada layar monitor kamu, maka scenner akan melakukan proses scanning. 

Lalu cahaya yang terpancar pada saat scanning menunjukkan bahwa scanner tersebut sedang melakukan scan dan juga hasil yang didapatkan akan langsung dikirim pada sensor CCD (CCD yaitu suatu alat yang terdapat pada scanner yang mempunyai fungi untuk menerima hasil scanner lalu kemudian di kirim ke ADC). 

Dari CCD tersebut lalu akan dikirim ke ADC (ADC yaitu suatu alat yang bertugas menerima data yang berasaldari CCD dan menubahnya ke dalam bentuk digital kemudian mengirimnya ke komputer). ADC akan memprosesnya lalu mengirimkan hasilnya pada komputer kamu. 

Setelah masuk ke komputer kamu, hasilnya bisa di edit sesuai dengan kebutuhan. Dan kamu juga bisa menyimpannya dalam komputer ataupun dapat langsung mencetak hasil dari scanning tersebut menggunakan printer. 

 

 

 

Fungsi Scanner 

Menyalin berkas ialah fungsi awal scanner adalah untuk menyalin berkas penting yang eksistensinya terancam oleh hal-hal yang menyerang kondisi fisik berkas tersebut. 

Pendokumentasian yakni sebagian pengguna memilih scanner saat hendak mendokumentasikan atau menyimpan berkas yang dinilai penting. 

Pengelolaan berkas yaitu ketika berhubungan dengan berkas fisik, maka risiko terkecil yang muncul adalah waktu yang terbuang karena pengelolaan yang susah. Dengan scanner, setiap berkas dapat dikelola dan dikategorisasikan dengan mudah. Ketika berkas dibutuhkan, versi digital telah siap untuk diambil kapan saja. 

Pengamanan berkas merupakan suatu berkas konvensional memiliki ancaman fisik yang siap menyerang kapan saja. Dengan adanya scanner, maka berkas lebih aman karena versi digital dapat menjadi jaminan eksistensi dari versi asli. 

Jenis – Jenis Scanner 

 

 

 

1. Flatbed Scanner 

 

Merupakan salah satu bentuk scanner yang paling umum ditemui sekaligus yang paling awal, dan kerap ditemui di rumahan atau perkantoran. 

 

Bentuknya kompak, dan terbagi menjadi dua bagian yang bisa saling mengatup. 

 

Bagian dasar adalah tempat dimana lembaran ditempatkan, sementara bagian atas dipergunakan untuk menutup saat proses pemindaian berlangsung. 

 

Tipe ini termasuk kuno dan tidak praktis, dalam artian hanya bisa digunakan untuk memindai satu berkas sekali jalan. 

 

 

 

2. Sheet-fed Scanner 

 

Scanner tipe ini harganya lumayan mahal, dan kinerjanya mirip dengan tipe flatbed. Bedanya, lembaran umpan dimasukkan ke dalam scanner dan bergerak di sepanjang proses pemindaian. 

 

Jenis ini kurang cocok untuk buku. Pasnya hanya untuk penggunaan lembaran tunggal saja. Meski demikian, scanner tipe ini juga kerap ditemui di rumah maupun perkantoran. 

 

 

 

3. Integrated Scanner 

 

Jenis ini lumayan marak penggunaannya belakangan ini karena disinyalir mampu menghasilkan output dengan kualitas yang diharapkan. 

 

 

 

4. Drum Scanner 

 

Tipe scanner semacam ini banyak digunakan untuk menangkap gambar dan memproduksinya kembali dengan tingkat resolusi tinggi. 

 

Hasil maksimal semacam itu membuat hanya sedikit produsen scanner jenis ini. Mereka yang memproduksinya berpendapat bahwa ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari tipe flatbed. 5. Portable Scanner 

 

Tipe scanner ini juga belakangan marak dipergunakan, terutama oleh mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Scanner portable ini disokong oleh penggunaan baterai serta kartu memori. 

 

Ketika pengguna melakukan pemindaian, konten hasil pemindaian langsung disimpan di dalamnya. Begitu sampai di rumah atau kantor, pengguna cukup mentransfernya ke komputer. 

 

Soal kualitas, scanner portable tak kalah bagusnya dengan jenis scanner yang lain. 

 

 

 

Komponen – Komponen Scanner 

 

 

 

1. Alas Kaca 

 

Alas kaca digunakan sebagai wadah dari gambar yang akan dibaca. 

 

 

 

2. Sumber Cahaya 

 

Sumber cahaya berupa lampu dengan intensitas cahaya cukup tinggi akan menghasilkan cahaya yang diarahkan ke gambar. 

 

3. Sensor Sinar Pantulan 

 

Jenis yang umum digunakan untuk jenis scanner flat bed adalah sensor CCD(charge-coupled devices). 

 

Alat ini berfungsi seperti mata yang akan membaca sinar pantulan dari gambar Untuk mengarahkan sampai ke CCD, cahaya pantulan dari gambar diarahkan dengan menggunakan sejumlah cermin dan lensa scanner. 

 

 

 

4. Motor Stepper dan Pita Bergerigi 

 

Karena data dibaca baris perbaris, maka dibutuhkan motor stepper dan pita bergerigi untuk menggerakan lampu dan CCD. 

 

 

 

5. Penutup Scanner 

 

Penutup digunakan untuk menghindari sinar luar yang masuk, sehingga data yang dibaca oleh CCD benar-benar data pantulan dari gambar yang sedang dibaca. 

 

 

 

Cara Menggunakan Scanner 

Pastikan scanner dan computer dalam kondisi menyala atau terhubung. 

Persiapkan gambar atau dokumen yang akan di scan 

Buka penutup scanner 

Letakkan dokumen atau gambar pada scanner kemudian tutup kembali. 

Pada computer buka program pengolah data (start menu-all program-photoshop,dan jika menggunakan microtek buka software microtek scan wizard 5 (start menu-all program-microtek-microtek wizard 5). 

Untuk software microtek klik preview kemudian sesuaikan hasil scan. 

Untuk software photoshop klik file-import-microtek,jika menggunakan f380 all in one klik file-import-f300 twain kemudian klik preview,sesuaikan hasil scan. 

Untuk microtek klik scan tunggu beberapa saat maka akan meminta informasi untuk menyimpan,simpan hasil scan ditempat yang diinginkan. 

Untuk photoshop ketika anda klik scan maka secara otomatis hasil akan tampil dilayar photoshop anda dapat melakukan edit untuk kemudian disimpan. 

Proses scan selesai. 

 

 

Pengertian dan Fungsi Speaker 

 

Pengertian Speaker 

 

Speaker adalah sebuah perangkat keras atau hardware yang merubah sinyal elektrik atau listrik menjadi frekuensi suara dengan jalan memberikan getaran pada komponennya yang berupa membran. Membran dalam speaker tersebut akan memberikan getaran pada udara agar terjadi gelombang audio atau suara yang akhirnya bisa ditangkap oleh telinga manusia. 

 

Fungsi Speaker 

 

Speaker atau pengeras suara memiliki fungsi untuk merubah gelombang elektrik atau listrik menjadi audio atau gelombang suara. Fungsi tersebut bisa berjalan normal selama komponen-komponen di dalamnya bekerja dengan baik dan sebagaimana mestinya. 

Komponen dalam Speaker 

 

Di dalam speaker tersusun komponen-komponen sebagai berikut: 

 

· Conus, yang berperan dalam menghasilkan gelombang sebagai akibat dari gerakan udara sekitar dan disebabkan oleh gerakan dari kumparan. Gelombang inilah yang disebut dengan bunyi. 

 

· Membran, fungsinya untuk menerima gaya induksi yang berasal dari magnet agar bisa menghasilkan suara dari getaran tersebut. 

 

· Magnet, memberikan induksi pada magnet agar bisa menghasilkan sebuah medan magnet.

Kumparan, yang fungsinya adalah untuk mengalirkan gerakan ke conus. 

 

 

JENIS-JENIS SPEAKER 

 

Terdapat bermacam jenis speaker, salah satunya adalah sub woofer. Jenis speaker sub woofer ini memiliki kemampuan frekuensi suara dari 20-200 Hz. Speaker ini memungkinkan kita untuk mendengarkan suara atau nada yang berfrekuensi rendah atau full bass dengan jelas. 

 

Sub woofer dapat berfungsi dengan disambungkan pada speaker aktif pada komputer atau speaker mobil, pemasangan sub woofer memerlukan box yang terpisah dari speaker lainnya. 

 

Selanjutnya adalah tipe Woofer. Jenis speaker ini memiliki kemampuan menghasilkan frekuensi yang cukup rendah dari 40-1000 Hz, sehingga suara yang dihasilkan menjadi ngebass. Jenis Woofer sangat banyak ditemukan, karena woofer merupakan jenis speaker aktif ruangan. 

 

Jika ingin menghasilkan kualitas suara yang lebih bagus, maka Anda dapat memasangkan speaker woofer pada box atau tweeter dan midrange. 

 

Lalu, ada speaker 3 way dimana jenis ini memiliki 3 frekuensi yang berbeda, yakni rendah, menengah dan tinggi. Dapat dibilang ia memiliki kemampuan audio yang lebih lengkap serta mampu menghasilkan frekuensi dari 20 Hz – 20 Khz. Beberapa jenis speaker yang tergolong ke dalam speaker 3 way ialah, midrange, tweeter, serta full range. 

 

Dan terdapat pula jenis speaker 2 way, dimana jenis ini memiliki 2 sistem frekuensi yang tinggi dan rendah. Sehingga dalam penggunaannya perlu kita sambungkan dengan jenis speaker woofer dan tweeter. 

 

 

 

 

 

PENGERTIAN, FUNGSI, JENIS, KOMPONEN PRINTER

 

Printer adalah perangkat keras (hardware) dimana perangkat itu akan bekerja apabila pengguna menghubungkannya dengan perangkat komputer, yang bisa digunakan untuk keperluan mencetak tulisan, gambar, dan grafik ke dalam bentuk kertas atau sejenisnya. Printer itu sendiri saat ini sering digunakan untuk mencetak dokumen penting baik itu perusahaan ataupun organisasi sekolah dan lain sebagainya. Dengan demikian, kehadiran printer tentu saja sangat membantu keseharian para pekerja kantoran dan pelajar serta masyarakat lainnya yang memiliki keperluan mencetak suatu dokumen penting. 

 

 

 

Fungsi printer adalah untuk mencetak tulisan, gambar, grafik, dan data lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenisnya. Adapun istilah resolusi pada printer itu sendiri, yaitu dpi atau singkatan dari dot per inch. Maksud dari istilah tersebut adalah banyaknya jumlah titik dalam area yang memiliki luas 1 inci. Apabila semakin besar resolusi printer, maka bisa dipastikan hasil cetakan juga akan semakin bagus. Dan sebaliknya, apabila resolusi printer yang diusungnya terbilang kecil, maka hasil cetakan pun juga tidak terlalu bagus.

 

Jenis-jenis Printer: 

 

 

 

 

 

1. Printer Dot Matrix, merupakan printer yang menggunakan pita sebagai alat percetakan. Karena menggunakan pita untuk menampilkan output ke kertas, hasil percetakan printer dengan dot matrix agak kasar dan kurang bagus. Dengan menggunakan printer ini, cetakan dapat langsung dirangkap dengan karbon. Sebab 

 

sistem pencetakannya masih menggunakan sistem ketukan. Berhubung menggunakan pita sebagai sumber warnanya, maka warna yang dapat dihasilkan pun tidak bervariasi. Hanya hitam, biru, dan merah saja. Dan jarang sekali yang dapat menggunakan ketiga warna ini secara sekaligus. Resolusi cetaknya masih sangat rendah, karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan. Kecepatan kinerja printer jenis ini diukur dengan jumlah karakter yang bisa dicetak per detik dengan satuan cps (character per second). Beberapa printer jenis ini berkecepatan 500 cps. Untuk menghubungkan dengan CPU masih menggunakan port pararel. Meskipun saat ini teknologi printer sudah semakin canggih, namun printer dot matrix masih diproduksi. Sebab printer dot matrix dapat digunakan untuk mencetak dokumen tembusan, yang biasanya digunakan untuk membuat kwitansi, bon, dan dokumen keuangan lainnya. 

 

 

 

 

 

 

Kelebihan: 

Dapat mencetak rangkap sekaligus. 

Dapat mencetak ukuran kertas yang lebar. 

Biaya printer dan tinta (Pita) murah. 

Kelemahan : 

 

Dpi dan ppm rendah. 

Geraknya sangat lamban. 

Suaranya berisik ketika bekerja. 

Warna yang dihasilkan tidak bervariasi. 

2. Printer Ink Jet - Desk Jet - Buble Jet, adalah alat cetak yang menggunakan tinta untuk mencetak. Inkjet yang tersedia di pasaran saat ini memiliki kemampuan untuk mencetak sampai ukuran kertas yang sangat besar, dan dengan kualitas yang sangat baik. Resolusi printer inkjet saat ini dapat mencapai 5760×1440 dpi. Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. Teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas, panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas. Karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. Jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer. 

Kelebihan: 

 

 

 

 

 

 

Dpi & ppm lebih tinggi dari pada dot matrik. 

Lebih mudah mencetak gambar dan warna. 

Kemampuan mencetak sampai kertas yang lebar dengan kualitas yang baik. 

Kelemahan: 

Tidak dapat mencetak rangkap. 

Biaya operasional lebih mahal. 

Waktu mencetak menjadi lebih panjang. 

 

 

 

3. Printer Laser Jet, merupakan jenis printer yang paling bagus kualitasnya di banding dua jenis printer sebelumnya. Alat mencetaknya tidak menggunakan tinta melainkan menggunakan bubuk toner dan pencetakan menggunakan infra merah. Printer ini juga menawarkan kecepatan pencetakan yang tinggi. Bahkan mesin yang tergolong kelas rendah dari golongan laser inipun masih memiliki kecepatan yang tinggi dibandingkan dengan printer Ink Jet atau Dot Matrix. Minimal dua kali lebih cepat dari printer inkjet. Kerja printer laser mirip dengan mesin fotocopy, yaitu menggunakan photographic drum. Kualitas cetakan yang dihasilkan selain cepat juga cukup tajam. Printer laser sangat tepat digunakan bagi mereka yang frekuensi mencetaknya sangat tinggi. Biasanya adalah perkantoran perkantoran. Namun, tidak menutup juga home user menggunakan printer laser. Hanya saja untuk printer laser berwarna yang kualitasnya sama dengan inkjet, harganya dapat dua kali lebih besar dari printer inkjet itu sendiri. 

Kelebihan: 

 

 

Dpi, ppm sangat tinggi. 

Efisien untuk mencetak hitam putih. 

Kapasitas warna lebih banyak dibanding printer indoor lainnya. 

Kemampuan mencetak yang sangat cepat. 

Kelemahan: 

Biaya operasional tinggi. 

Tidak dapat digunakan secara terus menerus. 

 

 

 

4. Thermal Printer, Thermal printer sangat berbeda dan berbeda dari printer inkjet normal atau bahkan printer laser. Sama seperti namanya, thermal printer menggunakan panas untuk mencetak diatas kertas, bukan cartridge tinta yang biasa digunakan oleh printer jenis lainnya. Dengan teknologi ini, membuat thermal printer tidak bising (malahan beberapa jenis tidak mengeluarkan suara). Printer ini juga dapat mencetak sangat cepat karena tidak menggunakan pin-pin seperti pada dot matrix printer. Printer ini memiliki harga yang lebih tinggi diatas dot matrix, namun justru dengan kelebihan yang dimiliknya tadi menyebabkan thermal printer banyak dipakai. Beberapa kegunaan thermal printer adalah: 

 

 

Cetak struk pada SPBU. 

Mesin antrian - mesin ATM. 

Kios informasi. 

Sistem point of sales seperti di kasir. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komponen-komponen Printer: 

 

1. Mainboard printer, Merupakan pusat kontrol dari printer, semua printah kerja mekanik maupun data terjadi di bagian ini 

 

 

 

 

 

2. Timing Disk, adalah komponen yang berfungsi sebagai timing ( Pewaktu ) pada waktu printer menarik kertas, penjelasan yang lebih gampang-nya adalah perbedaan berjalanya kertas ketika kita menggunakan kualitas biasa dan kualitas foto / higth. Disitu terlihat kecepatan yang berbeda. Di sinilah fungsi alat ini, namun beberapa type printer tidak menggunakan timing disk. 

 

 

 

3. Encoder, Letak encoder biasanya ada di belekang HEAD / Tempat catrid, fungsi alat ini hampir sama dengan timing disk. Namun penggunaanya yang berbeda, encoder bekerja sebagai timing pada HEAD. Sama dengan timing disk, alat ini tidak terdapat di beberapa jenis dan tipe printer. 

 

 

 

 

4. Sensor paper, Sensor ini bekerja sebagai pendeteksi ada tidaknya kertas untuk di print, berfungsi pula untuk mendeteksi panjang pendeknya kertas. biasanya alat ini terdapat di bagian samping atau atas Rol penarik kertas. 

 

 

 

 

 

5. Photo-interrupter, mempunyai prinsip kerja yang hampir sama dengan optocoupler. Akan tetapi, photo-interrupter dapat digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya halangan yg berada diantara transmitter dan receiver. Photo-interrupter bekerja dengan logika seperti berikut : Tidak ada halangan Saat tidak ada halangan, cahaya inframerah yang dipancarkan oleh IR LED (transmitter) dapat diterima oleh phototransistor (receiver). Sehingga output photo-interrupter akan berlogika HIGH, "1" Ada halangan Saat ada halangan, cahaya inframerah yang dipancarkan oleh IR LED (transmitter) tidak dapat diterima oleh phototransistor (receiver). Sehingga output photo-interrupter akan berlogika LOW, "0" Photointerrupter yang biasa saya pakai adalah H21A3 buatan Fairchild Semiconductor. 

 

 

 

 

6. Head dan Cartride, adalah otak dari output printer, disinilah perintah nge-print dari komputer baik text maupun gambar di cetak ke kertas

 

 

 

 

 

 

 

 

Scanner : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Sejarah dan Jenis 

Pengertian Scanner 

 

Scanner merupakan salah satu alat elektronik komputer yang berfungsi untuk memasukkan data berupa gambar dan di proses melalui komputer. 

 

Berbeda dengan mesin fotocopy kalo mesin fotocopy hasil bisa langsung kita lihat pada media kertas sedangkan scanner hasilnya di tampilkan terlebih dahulu ke layar komputer kemudian di proses manual ke dalam komputer dengan bantuan operator. 

 

Data yang sudah diambil dengan scanner tersebut dapat dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer dengan mengenali teks yang di sebut ASCII (American Standard Code for Information Interchange). 

Sejarah Scanner 

 

Scanner diawal kemunculannya dapat menyaingi suatu teknologi mesin foto kopi yang dikenalkan di tahun 1959 dengan waktu itu adalah Xerox. 

 

Meskipun dari kedua alat tersebut mempunyai fungsi dasar yang sama, yakni sebagai pengganda, mesin foto kopi mempunyai ukuran yang besar dan menghasilkan output dalam bentuk kertas yang ukurannya tidak bisa diedit atau manipulasi. 

 

Sementara scanner yang mengarah di dunia digital dengan outpu dalam bentuk berkas digital yang bisa diubat sedemikian rupa tampilannya sesuai dengan yang diinginkan pengguna. 

 

Karena fungsi dasarnya yang sama, keduanya tetapi mempunyai penggunanya masing-masing karena menyesuaikan kebutuhan. 

 

Hanya saja, tak dapat dipungkiri bahwa terdapat kecenderungan untuk mengadopsi teknolgo dan menggantikan teknologi pengganda analog semacam foto kopi. 

 

Inisiatif seperti ini seringkali diwujudkan dengan melakukan penggabungan atau integrasikan mesin foto kompi digital modern dengan scanner dan printer laser. 

 

Perkembangan teknologi menjadi suatu integrasi tersebut semakin membuattakjub, yang diwujudkan dengan munculnya scanner dengan kecepatan tinggai atau mengirimkan berkas melalui email. 

 

 

 

Cara Kerja Scanner 

Saat kita menempatkan objek kertas bergambar ataupun teks pada layar kaca scanner dan menekan sebuah tombol scan pada mesin scanner atau menu scan pada layar monitor kamu, maka scenner akan melakukan proses scanning. 

Lalu cahaya yang terpancar pada saat scanning menunjukkan bahwa scanner tersebut sedang melakukan scan dan juga hasil yang didapatkan akan langsung dikirim pada sensor CCD (CCD yaitu suatu alat yang terdapat pada scanner yang mempunyai fungi untuk menerima hasil scanner lalu kemudian di kirim ke ADC). 

Dari CCD tersebut lalu akan dikirim ke ADC (ADC yaitu suatu alat yang bertugas menerima data yang berasaldari CCD dan menubahnya ke dalam bentuk digital kemudian mengirimnya ke komputer). ADC akan memprosesnya lalu mengirimkan hasilnya pada komputer kamu. 

Setelah masuk ke komputer kamu, hasilnya bisa di edit sesuai dengan kebutuhan. Dan kamu juga bisa menyimpannya dalam komputer ataupun dapat langsung mencetak hasil dari scanning tersebut menggunakan printer. 

 

 

 

Fungsi Scanner 

Menyalin berkas ialah fungsi awal scanner adalah untuk menyalin berkas penting yang eksistensinya terancam oleh hal-hal yang menyerang kondisi fisik berkas tersebut. 

Pendokumentasian yakni sebagian pengguna memilih scanner saat hendak mendokumentasikan atau menyimpan berkas yang dinilai penting. 

Pengelolaan berkas yaitu ketika berhubungan dengan berkas fisik, maka risiko terkecil yang muncul adalah waktu yang terbuang karena pengelolaan yang susah. Dengan scanner, setiap berkas dapat dikelola dan dikategorisasikan dengan mudah. Ketika berkas dibutuhkan, versi digital telah siap untuk diambil kapan saja. 

Pengamanan berkas merupakan suatu berkas konvensional memiliki ancaman fisik yang siap menyerang kapan saja. Dengan adanya scanner, maka berkas lebih aman karena versi digital dapat menjadi jaminan eksistensi dari versi asli. 

Jenis – Jenis Scanner 

 

 

 

1. Flatbed Scanner 

 

Merupakan salah satu bentuk scanner yang paling umum ditemui sekaligus yang paling awal, dan kerap ditemui di rumahan atau perkantoran. 

 

Bentuknya kompak, dan terbagi menjadi dua bagian yang bisa saling mengatup. 

 

Bagian dasar adalah tempat dimana lembaran ditempatkan, sementara bagian atas dipergunakan untuk menutup saat proses pemindaian berlangsung. 

 

Tipe ini termasuk kuno dan tidak praktis, dalam artian hanya bisa digunakan untuk memindai satu berkas sekali jalan. 

 

 

 

2. Sheet-fed Scanner 

 

Scanner tipe ini harganya lumayan mahal, dan kinerjanya mirip dengan tipe flatbed. Bedanya, lembaran umpan dimasukkan ke dalam scanner dan bergerak di sepanjang proses pemindaian. 

 

Jenis ini kurang cocok untuk buku. Pasnya hanya untuk penggunaan lembaran tunggal saja. Meski demikian, scanner tipe ini juga kerap ditemui di rumah maupun perkantoran. 

 

 

 

3. Integrated Scanner 

 

Jenis ini lumayan marak penggunaannya belakangan ini karena disinyalir mampu menghasilkan output dengan kualitas yang diharapkan. 


4. Drum Scanner 

 

Tipe scanner semacam ini banyak digunakan untuk menangkap gambar dan memproduksinya kembali dengan tingkat resolusi tinggi. 

 

Hasil maksimal semacam itu membuat hanya sedikit produsen scanner jenis ini. Mereka yang memproduksinya berpendapat bahwa ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari tipe flatbed. 

 

 

 

5. Portable Scanner 

 

Tipe scanner ini juga belakangan marak dipergunakan, terutama oleh mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Scanner portable ini disokong oleh penggunaan baterai serta kartu memori. 

 

Ketika pengguna melakukan pemindaian, konten hasil pemindaian langsung disimpan di dalamnya. Begitu sampai di rumah atau kantor, pengguna cukup mentransfernya ke komputer. 

 

Soal kualitas, scanner portable tak kalah bagusnya dengan jenis scanner yang lain. 

 

 

 

Komponen – Komponen Scanner 

 

 

 

1. Alas Kaca 

 

Alas kaca digunakan sebagai wadah dari gambar yang akan dibaca. 

 

 

 

2. Sumber Cahaya 

 

Sumber cahaya berupa lampu dengan intensitas cahaya cukup tinggi akan menghasilkan cahaya yang diarahkan ke gambar. 

 

3. Sensor Sinar Pantulan 

 

Jenis yang umum digunakan untuk jenis scanner flat bed adalah sensor CCD(charge-coupled devices). 

 

Alat ini berfungsi seperti mata yang akan membaca sinar pantulan dari gambar Untuk mengarahkan sampai ke CCD, cahaya pantulan dari gambar diarahkan dengan menggunakan sejumlah cermin dan lensa scanner. 

 

 

 

4. Motor Stepper dan Pita Bergerigi 

 

Karena data dibaca baris perbaris, maka dibutuhkan motor stepper dan pita bergerigi untuk menggerakan lampu dan CCD. 

 

 

 

5. Penutup Scanner 

 

Penutup digunakan untuk menghindari sinar luar yang masuk, sehingga data yang dibaca oleh CCD benar-benar data pantulan dari gambar yang sedang dibaca. 

 

 

 

Cara Menggunakan Scanner 

Pastikan scanner dan computer dalam kondisi menyala atau terhubung. 

Persiapkan gambar atau dokumen yang akan di scan 

Buka penutup scanner 

Letakkan dokumen atau gambar pada scanner kemudian tutup kembali. 

Pada computer buka program pengolah data (start menu-all program-photoshop,dan jika menggunakan microtek buka software microtek scan wizard 5 (start menu-all program-microtek-microtek wizard 5). 

Untuk software microtek klik preview kemudian sesuaikan hasil scan. 

Untuk software photoshop klik file-import-microtek,jika menggunakan f380 all in one klik file-import-f300 twain kemudian klik preview,sesuaikan hasil scan. 

Untuk microtek klik scan tunggu beberapa saat maka akan meminta informasi untuk menyimpan,simpan hasil scan ditempat yang diinginkan. 

Untuk photoshop ketika anda klik scan maka secara otomatis hasil akan tampil dilayar photoshop anda dapat melakukan edit untuk kemudian disimpan. 

Proses scan selesai. 

 

 

 

Pengertian Proyektor dan Jenisnya, Fungsi, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangannya 

Pengertian Proyektor Secara Umum 

 

Pengertian Proyektor menurut para ahli adalah perangkat yang dapat mengintegrasikan sumber cahaya, sistem optik, elektronik dan display dengan tujuan untuk memproyeksikan gambar atau video ke layar/ dinding dan membuatnya terlihat lebih besar. 

 

Dengan kata lain, pengertian proyektor adalah alat untuk membantu menampilkan gambar, video maupun data-data lainnya dari komputer atau laptop ke sebuah layar (bisa juga ke permukaan datar seperti tembok). 

 

Proyektor sangat bermanfaat untuk membantu seseorang dalam hal presentasi dan memaparkan penjelasan atau presentasi dalam bentuk teks, gambar, animasi, atau bahkan video, kepada audiens agar lebih mudah dimengerti. 

Fungsi Proyektor 

 

Mengacu pada pengertian proyektor, fungsi proyektor adalah untuk menampilkan objek atau data (teks, gambar, video) yang ada di dalam komputer/ laptop pada sebuah layar atau dinding. Proyektor dapat menampilkan obyek dalam ukuran yang lebih besar dengan mudah serta fleksibilitassnya tinggi. 

 

Berikut ini beberapa fungsi proyektor berdasarkan penggunaanna: 

1. Alat Presentasi 

 

Penggunaan proyektor dalam memaparkan presentasi akan membuat penjelasan menjadi lebih mudah dan lebih atraktif. Tampilan tek, gambar, atau animasi pada presentasi membuat audiens lebih mengerti maksud dan isi dari presentasi tersebut. 

2. Media Informasi 

 

Proyektor dapat menampilkan suatu obyek atau data pada perangkat komputer menjadi terlihat lebih besar. Hal ini membuatnya menjadi media informasi yang sangat efektif dan efisien. 

3. Media Hiburan (Home Theater) 

 

Memiliki proyektor di rumah dapat memberikan keuntungan tersendiri karena bisa digunakan sebagai media hiburan. Misalnya menonton video dalam ukuran yang jauh lebih besar layaknya di bioskop. 

Cara Kerja Proyektor 

 

Seperti pada pengertian proyektor dimana fungsinya untuk menampilkan gambar dari komputer ke layar, maka secara singkat cara kerja proyektor yaitu berdasarkan prinsip pembiasan cahaya. Dimana cahaya tersebut dapat dihasilkan dari 3 panel LCD yang dipisahkan berdasarkan 3 warna dasar seperti Red, Green dan Blue. 

 

Seperti yang sudah disebutkan, proyektor bekerja berdasarkan prinsip pembiasan cahaya. Panel-panel LCD LCD (Liquid Cyrstal Display) atau Layar Kristal Cair yang terdapat pada proyektor akan menghasilkan cahaya. 

 

Panel-panel pada proyektor tersusun atas tiga panel yang terpisah berdasarkan tiga warna dasar, yaitu Red, Green, Blue (RGB). Pembiasan dari ketiga panel tersebut akan memancarkan cahaya dari proyektor. 

 

Semua cahaya melewati panel dan berpadu melalui prisma di dalam perangkat proyektor. Kemudian perpaduan cahaya tersebut dipancarkan ke layar proyeksi atau media pantul yang rata, sehingga obyek pada perangkat komputer/ laptop dapat diproyeksikan di layar dengan baik. 

Jenis-Jenis Proyektor 

 

Proyektor memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan fungsinya yaitu diantaranya: 

 

 1. Proyektor Digital 

 

Proyektor ini dapat mengkonversi data dalam bentuk gambar secara langsung dari PC ke layar dengan sistem lensa. Biasanya digunakan untuk pembentukan sistem home theater. 

Teknologi yang digunakan oleh proyektor ini adalah Intensitas tinggi CRT, LCD proyektor, Teknologi DLP. 

 

2. Proyektor LCD 

 

Jenis proyektor yang lebih modern yang dikembangkan dari pendahulunya yaitu Overhead Projector (OHP) dimana OHP masih menggunakan tulisan di kertas bening. 

 

3. Proyektor CRT 

 

Digunakan pada mesin TV konvensional pada beberapa dekade terakhir dengan memanfaatkan proyektor berbentuk tabung gambar. 

 

4. Proyektor DLP 

 

Gambar dihasilkan dari kaca kecil mikroskopis yang disusun matrix di atas chip semikonduktor atau umum dikenal sebagai Digital Micromiror Device. 

 

5. Proyektor LCOS 

 

Jenis ini merupakan pembaruan dari LCD dan DLP dimana diproduksi dengan lebih ringan dan resolusi yang dihasilkan lebih baik. 

Kelebihan dan Kekurangan Proyektor 

 

Penggunaan proyektor secara umum memberikan keuntungan tersendiri bagi penggunanya. Namun, proyektor juga memiliki kekurangan, berikut penjelasannya: 

A. Kelebihan Proyektor 

 

Jika dilihat dari pengertian proyektor sebelumnya, maka penggunaan proyektor dalam presentasi memiliki beberapa keuntungan yaitu: 

 

1. Mudah untuk dioperasikan 

 

Meskipun proyektor LCD tergolong baru, namun dalam penggunaannya sangat mudah dan sistem pemakaiannya juga tidak rumit. LCD memiliki cara kerja yang sederhana, yaitu dapat secara langsung menampilkan layar komputer ke latar, sehingga tak heran jika alat ini selalu digunakan untuk presentasi. 

 

2. Materi bisa tersampaikan dengan jelas 

 

Dengan menggunakan proyektor LCD maka materi yang disampaikan dapat mudah tersampaikan kepada audiens. Apalagi jika materi presentasi membutuhkan ilustrasi gambar-gambar atau video maka menggunakan proyektor bisa memudahkan presentasi Anda. 

 

3. Memudahkan proses interaksi 

 

Proyektor mendukung selama proses presentasi mulai dari pemaparan hasil hingga sesi tanya jawab atau diskusi. Hal ini menguntungkan saat melakukan presentasi dimana tujuannya agar terjadi diskusi dua arah. 

 

4. Mendapatkan perhatian audiens 

 

Mau tidak mau, audiens akan memperhatikan apa yang Anda tampilkan melalui layar LCD. Apalagi jika materi yang Anda sampaikan semakin menarik maka akan semakin menarik minat audiens untuk mendengarkan apa yang Anda sampaikan. 

 

B. Kekurangan Proyektor 

 

Selain memiliki kelebihan, penggunaan proyektor juga terdapat kekurangan. Berikut ini beberapa kekurangan proyektor: 

 

· Harga proyektor biasanya mahal 

 

· Beberapa jenis proyektor memiliki pengaturan yang rumit 

 

· Penggunaan proyektor menambah biaya listrik 

 

· Proyektor menghasilkan radiasi yang cukup tinggi 

 

· Biaya perbaikan proyektor biasanya mahal karena spare part nya masih jarang 

Sejarah Proyektor 

 

Gene Dolgrof adalah ilmuwan yang menemukan proyektor LCD pertamakali. Penemuan tersebut berawal saat Gene akan memproduksi video ketika ia masih bekerja di sebuah universitas di New York. 

 

Saat itu, Gene memiliki ide membuat proyektor LCD yang lebih cerah dari proyektor 3-CRT. Ia menggunakan elemen khusus yang disebut dengan katup cahaya untuk mengatur jumlah cahaya yang melewati proyektor. 

 

Gene mencoba memanfaatkan berbagai bahan untuk mewujudkan idenya tersebut. Pada tahun 1971, ia mencoba menggunakan kristal cair sebagai pengatur cahaya proyektor. 

 

Pada tahun 1984, Gene mendapatkan kemajuan yang signifikan atas percobaannya. Di tahun yang sama, Gene berhasil membuat proyektor LCD pertama di dunia. 

 

 

 

pengertian mouse komputer dan fungsinya 

 

Mouse komputer merupakan perangkat keras yang termasuk dalam golongan perangkat input (masukan). Fungsi mouse komputer adalah mengatur pergerakan kursor secara cepat, selain itu juga untuk memberikan suatu perintah dengan hanya menekan tombol pada mouse komputer. Di dalam perangkat mouse ini, terdapat sebuah bola kecil yang akan menangkap pergerakan mouse dan mentransfer sinyallistrik ke perangkat pemroses (CPU). Dengan demikian, mouse komputer dapat secara cepat melakukan kinerjanya sebagai perangkat masukan. 

 

Berikut ini dapat Anda simak beberapa fungsi mouse komputer: 

 

1. Memberikan perintah ke komputer dengan cara menggerakkan mouse di permukaan khusus mouse komputer (Mouse Pad). 

 

2. Menunjukkan letak kursos di layar monitor. 

 

3. Melakukan kegiatan memasukkan perintah yang disebut: klik, klik ganda (double click), klik tahan dan geser (drag and drop click), serta klik kanan. 

 

4. Melakukan scrolling layar untuk melihat seluruh bagian dalam program yang sedang dibuka dengan cara menggeser roda scroll. 

 

5. Mempercepat dan mempermudah pekerjaan desain grafis, gaming dan sebagainya. 

 

6. Mengontrol perbesaran visual suatu objek. 

 

7. Mengaktifkan fitur coommnd button serta melakukan perintah pada suatu aplikasi. 

 

8. Memperbesar dan memperkecil tampilan worksheet. 

 

9. Melakukan transfer sinyal elektronik dari pergerakan mouse menuju ke perangkat pemroses. 

 

10. Dan masih banyak lagi. 

 

Mouse komputer yang bagus pun juga harus Anda perhatikan, berikut adalah kiat memilih mouse komputer: 

 

Harga harus diprioritaskan 

 

Dalam memilih mouse komputer yang bagus, pertama kali Anda harus memperhatikan soal harga. Mengapa demikian? Sebab, harga juga akan berpengaruh ke aspek kualitas. Baik itu kualitas dalam segi fitur maupun keawetan penggunaan. Perlu juga untuk menyesuaikan harga dengan budget yang Anda miliki. Rekomendasi mouse komputer yang terbukti kualitasnya sesuai dengan harganya adalah mouse bermerk Logitech. Mouse dengan merk itu memiliki kinerja yang cukup bagus dalam waktu yang lama, bisa lebih dari satu tahun pemakaian sering. Jadi, awal mula jikalau ingin memiliki perangkat mouse komputer yang bagus adalah mempertimbangkan soal harga dan kualitas. 

 

Ergonomis adalah pilihan kedua 

 

Jangan mentang-mentang melihat desain mouse komputer yang unik serta lucu, Anda tertarik lalu memutuskan untuk membeli. Hal itu merupakan kesalahan bagi sebagian besar konsumen saat ini. Kedepankan kenyamanan, sebab tujuan utamanya adalah pemakaian jangka panjang, bukan? Untuk hal ini, Anda bisa terlebih dahulu melihat dan mencoba mouse komputer yang akan Anda beli. Pastikan pula mouse komputer incaran Anda bisa cocok dan nyaman untuk digunakan sesuai aktivitas sehari-hari dalam mengoperasikan komputer. 

 

Frekuensi pemakaian juga butuh perhatian 

 

Mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui bahwa ketahanan mouse komputer dipengaruhi oleh banyaknya klik ketika menggunakannya. Jadi, apabila Anda memiliki pekerjaan di depan komputer dengan pemakaian yang cukup sering, maka pastikan bahwa merk dari mouse komputer yang akan Anda beli memiliki kriteria kualitas terbaik. Sebagaimana poin satu, sesuaikan harga dan kualitas dari mouse komputer tersebut. Pun, pilihlah merk yang menawarkan garansi. 

 

Tekstur pun tidak boleh dilupakan 

 

Sangat jarang diperhatikan oleh pengguna adalah soal tekstur mouse komputer. Usahakan untuk memilih mouse dengan tekstur dop, yang bercirikan bodi mouse tidak mengkilap. Tak lain adalah untuk menghindari mouse komputer cepat kotor sehingga tidak mengganggu aktivitas komputerisasi Anda. 

 

Demikian beberapa hal penting yang dapat penulis sampaikan terkait pengertian, fungsi dan cara memilih mouse komputer yang bagus. Semoga informasi ini dapat memberi manfaat kepada Anda soal ilmu komputer. Terima kasih dan sampai jumpa. 

 

 

Pengertian VGA Card Beserta Fungsi dan Komponen pada VGA Card 

 

VGA card merupakan perangkat keras komputer yang berperan dalam memproses informasi grafis pada komputer anda sehingga mampu dihasilkan di layar komputer, TV atau proyektor. Dengan kata lain, tanpa VGA card ini anda tidak mungkin dapat melihat postingan ini di layar komputer anda. 

 

 

 

Pada umumnya komputer memiliki VGA card yang telah terintegrasi atau tertanam pada motherboard atau CPU. VGA card yang tertanam pada motherboard biasa disebut “on-board video” sedangkan untuk VGA card yang tertanam pada CPU disebut “accelerated processing unit (APUs)”. 

 

 

 

 

 

 

 

Kelebihan menggunakan VGA card yang tertanam adalah mengurangi biaya (karena tidak perlu membeli VGA card untuk tambahan), lebih simpel dan konsumsi daya yang dibutuhkan lebih sedikit. VGA card jenis ini cocok untuk anda yang tidak membutuhkan grafis berkualitas tinggi. 

 

 

 

Namun tidak menutup kemungkinan bagi anda yang ingin menambahkan VGA card dengan performa yang lebih tinggi dari VGA card yang telah tertanam pada komputer anda. Karena pada umumnya setiap komputer telah menyediakan slot expansion pada motherboardnya, bila mana anada ingin menambahkan sebuah VGA card. 

 

 

 

Fungsi VGA Card 

 

VGA card memiliki fungsi mengolah informasi grafis pada komputer seperti merender grafis 2D maupun 3D, decoding MPEG-2/MPEG4. Selain itu VGA card juga mampu untuk menghubungkan komputer dengan perangkat TV ataupun ke beberapa monitor sekaligus (multi-monitor). VGA card juga memiliki sound card sehingga mampu menghasilkan output sound ke perangkat yang terhubung seperti TV. 

 

 

 

VGA card saling terhubung dengan CPU (central processing unit), sehingga mampu untuk mengambil data dari CPU lalu kemudian memprosesnya sehingga dapat tampil di layar monitor. 

 

 

 

Untuk anda yang hobi bermain game atau yang bergelut dibidang multimedia seperti yang telah saya jelaskan dibagian awal, sangat penting untuk memiliki VGA card tambahan dengan kualitas yang bagus. Karena dengan menggunakan VGA card tambahan akan meningkatkan seluruh kemampuan sistem anda, sebab VGA card memiliki RAM, pengatur daya dan pendingin tersendiri dalam mengelolah informasi grafis. Sehingga RAM dan CPU pada sistem anda tidak akan terbebani dan mampu digunakan untuk hal lain. 

 

 

 

Tipe Slot pada VGA Card 

 

 

 

 

 

Untuk menambahkan VGA card pada komputer, anda harus menggunakan slot expansion yang tersedia pada motherboard anda. VGA card memiliki slot yang berbeda-beda tergantung dari jenis dari VGA card tersebut. 

 

Oleh karena itu pada beberapa motherboard dilengkapi dengan slot VGA card yang lebih dari satu jenis. Biasanya slot yang satu merupakan slot versi lama dan slot yang satunya lagi merupakan slot versi yang lebih baru. Berikut ini jenis-jenis slot yang terdapat pada VGA card: 

 

 

 

1. ISA 

 

Slot Industry Standard Architecture atau disingkat ISA dulunya merupakan standard slot VGA card pada sekitar akhir tahun 1980-an. Namun slot jenis ini sudah tidak lagi digunakan pada motherboard saat ini. VGA card dengan jenis ISA ini mampu mengirimkan data 2 hingga 3 megabytes per detik. 

 

 

 

 

 

 

 

2. PCI 

 

Slot Pheriperal Component Interconnect atau disingkat PCI slot menggantikan peran dari slot ISA sebagai standar slot VGA card pada awal tahun 1990-an. Slot jenis ini dirancang agar GPU dapat lansung mengambil data dari memory tanpa harus menggunakan CPU. 

 

 

 

Hal ini tentu akan membuat CPU lebih longgar untuk mengolah data yang lain. PCI mampu menghantarkan data hingga 132 megabytes per detik, yang mana merupakan peningkatan yang sangat besar bila dibandingkan dengan slot ISA. 

 

 

 

 

 

 

 

3. AGP 

 

Slot Accelerated Graphics Port atau disingkat AGP slot pertama kali diperkenalkan pada sekitar tahun 1996. Seiring dengan berkembangnya jaman, AGP juga mengalami peningkatan dan memiliki 4 macam versi berdasarkan speednya, yaitu AGP 1X, 2X, 4X, dan 8X. Angka tersebut mewakili kecepatan dari AGP itu sendiri. AGP 8X merupakan yang tercepat dengan kecepatan transfer hingga 2,1 gigabytes per detik. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4. PCI Express (PCIe) 

 

PCI Express merupakan jenis slot VGA card yang paling terbaru, pertama kali diperkenalkan pada tahun 2004. PCI Express ini merupakan peningkatan teknologi dari jenis PCI yang lama. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Diantara peningkatan tersebut ialah pada kemampuannya untuk mentransfer data. Untuk versi PCI Expresss X16 mampu untuk mentransfer data hingga 4 gigabytes per detik. Angka yang sangat jauh berbeda bila dibandingkan dengan PCI versi lama yaitu hanya 132 megabytes per detik saja. 

 

 

 

Bagian-bagian VGA Card 

 

 

 

 

 

VGA card terdiri dari sebuah papan sirkuit dengan berbagai macam komponen yang melekat diatasnya. Komponen-komponen tersebut diantaranya ialah: 

 

 

 

1. Graphics Processing Unit 

 

Graphics Processing Unit (GPU) atau biasa juga disebut Visual Processing Unit (VPU) adalah sebuah sirkuit yang dirancang untuk memanipulasi data dengan cepat dan memodifikasi memori untuk mempercepat pembuatan gambar pada frame buffer. Singkatnya GPU ini mirip dengan CPU, namun GPU didesain hanya untuk menangani grafis saja. 

 

 

 

2. Heat Sink dan Fan 

 

Pada jenis VGA card yang baru dilengkapi dengan heat sink yang berfungsi untuk meratakan suhu yang ada pada graphics processing unit (GPU). Biasanya heat sink juga dilengkapi dengan sebuah kipas yang membantu untuk mengeluarkan udara panas yang ada pada VGA card. Namun pada beberapa jenis VGA card yang berkualitas rendah tidak dilengkapi dengan heat sink, tetapi hanya menggunakan cairan pendingin sebagai gantinya. 

 

 

 

3. Memory 

 

Memory adalah tempat dimana semua tekstur dan informasi grafis disimpan. GPU mengambil data dari memori kemudian memprosesnya lalu disimpan kembali di memori untuk kemudian disalurkan ke RAMDAC sehingga dapat tampil dilayar monitor anda. 

 

RAMDAC merupakan singkatan dari Random Access Memory Digital to Analog Converter. Yang mana berperan untuk mengontrol gambar digital untuk kemudian dikonversi menjadi signal analog sehingga gambar tersebut dapat tampil di monitor. 

 

 

 

Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja Soundcard 

 

 

Jika diartikan kata soundcard berarti kartu suara, kartu ini berfungsi mengolah data berupa file suara. Soundcard juga berperan mendukung sistem output suara seperti speaker, agar suara yang dihasilkan oleh speaker lebih berkulitas. 

 

Berikut pembagian soundcard menurut tempat pemasanagannya : 

 

1. Soundcard Onboard 

 

Adalah soundcard yang sudah terpasang dan sudah ada pada mainboard komputer. Soundcard ini sudah dipasang oleh pihak yang memproduksi mainboard, jadi soundcard ini tidak bisa dilepas dari mainboard. Soundcard ini berbentuk chipset, dan untuk pengoperasiannya soundcard ini membutuhkan bantuan processor. Soundcard ini sudah cukup jika hanya digunakan untuk memutar musik. 

 

2. Soundcard Offboard 

 

Soundcard ini merupakan soundcard yang diletakkan pada slot ISA atau PCI yang ada di mainboard, namun kebanyakan mainboard saat ini mengunakan slot PCI. Soundcard ini dapat mengoptimalkan suara yang dihasilkan oleh speaker komputer anda. Karena kualitas suara yang dihasilkan lebih bagus daripada hanya menggunakan soundcard onboard, soundcard ini tidak digunakan jika hanya untuk keperluan memutar musik saja. Itu terjadi karena soundcard ini memiliki harga yang mahal. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3. Soundcard External 

 

Dalam penggunaanya soundcard ini dipasang pada port eksternal yang ada pada komputer seperti USB, soundcard ini mampu menghasilkan suara dengan kualitas tinggi. Dan soundcard ini sangat cocok diigunakan untuk merekam suara. 

 

 

 

Fungsi Soundcard 

 

Soundcard berfungsi mengeluarkan suara yang dihasilkan oleh proses komputer. Namun soundcard juga memiliki beberapa fungsi utama yaitu sebagai penerjemah sinyal analog menjadi sinyal digital saat anda melakukan proses perekaman suara, soundcard juga bisa menerjemahkan sinyal digital menjadi sinyal analog saat anda ingin mendengarkan sebuah file suara. Soundcard juga berfungsi sebagai synthesizer dan juga sebagai MIDI interface. 

 

 

 

Cara kerja soundcard 

 

- Mendengarkan suara 

 

Saat anda ingin mendengarkan sebuah file suara. File suara berupa wavefrom.wav atau mp3 dikirim ke soundcard. Lalu file tersebut diolah dan diproses oleh DSP (digital signal processing) yang bekerja sama dengan DAC (digital analog converter). DAC disini memiliki peran untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog. Setelah sinyal diubah, sinyak tersebut diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker komputer. 

 

- Merekam suara 

 

Saat anda ingin melakukan perekaman suara, proses penginputan suara dilakukan lewat sebuah mikrofon. Lalu suara diolah oleh DSP (digital signal processing) yang kemudian akan dikirim ke ADC (analog digital converter) yang berperan mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Kemudian sinyal akan disimpan dalam format wavefrom table (.wav). 

 

 

 

 

Fungsi Harddisk 

 

Harddisk atau sering kali disebut hard drive, hard disk drive, maupun disk drive. Komponen ini sangat sering dijumpai pada komputer maupun laptop. Banyak prang mengganggap fungsi harddisk hanya sebagai media penyimpanan. Harddisk merupakan komponen komputer yang digunakan sebagai penyimpanan perangkat keras untuk menyimpan dan membaca data pada komputer. Komponen ini menggunakan cakram yang dilapisi dengan bahan magnetik. Kapasitas yang dimilikinya juga cukup besar. 

 

Sifat dari komponen ini adalah permanen, sehingga yang disimpan tidak akan hilang. Harddisk juga memiliki dua jenis, yaitu internal dan eksternal. Kedua jenis ini memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda. 

Sejarah Harddisk 

 

 

 

 

 

 Harddisk pertama kali dikenalkan pada tahun 1956 oleh IBM. Berbeda dengan saat ini, harddisk pada mulanya memiliki berat sekitar 500kg dengan kapasitas yang sangat kecil. Pada awal pengenalannya harddisk hanya disewakan kepada perusahaan besar saja. 

 

Harddisk selanjutnya semakin berkembang dengan ukuran yang sangat kecil seperti sekarang. Tentu saja dengan penyimpanan yang sangat besar. Komponen ini semakin diminati perusahaan-perusahaan penyedia komputer dan laptop seiring berjalannya waktu. 

Fungsi Harddisk Lengkap 

 

 

 

 

 

fungsi harddisk tidak hanya berfungsi sebagai media penyimpanan saja seperti yang diketahui kebanyakan orang. Nyatanya harddisk memiliki berbagai kegunaan yang sangat penting untuk menunjang kerja komputer atau laptop, bahkan server. Adapunfungsi harddisk adalah sebagai berikut: 

Fungsi harddisk sebagai penyimpanan utama, komponen ini menjadi media penyimpanan permanen dalam komputer. Tidak bisa dibayangkan jika laptop atau komputer yang kalian miliki tidak memiliki komponen 

Hardisk berkerja secara logika dalam komputer, dalam harddisk terdapat berbagai folder dan subfoder sesuai kategori. Folder-folder tersebut saling berkaitan dan berganttung. Adakalanya data yang disimpan dalam suatu folder berguna untuk mengerakan data pada folder lainnya. 

Sebagai media back up. Terkadang menyimpan file fdi harddisk internal saja membuat kita khawatir jika sesuatu terjadi. Oleh karenanya terkadang kita membutuhkan harddisk eksternal untuk membackup data-data penting. 

Penyimpanan software, harddisk sebagai memori penyimpanan utaman memiliki peranana yang penting untuk menginstall aplikasi. Setiap aplikasi yang diinstall dalam komputer akan otomatis tersimpan dalam media harddisk. 

Penyimpanan data OS, harddisk ternyata juga berperan penting pada data OS yang terdapat dalam komputer atau laptop. OS pada komputer dapat beroperasi karenan adanya memori penyimpanan harddisk di dalamnya. 

Komponen Harddisk dan Fungsinya komponen harddisk

 

 

 

Komponen harddisk memiliki peran pentinguntuk menyimpan data. Kerusakan pada salah satu komponen akan menyebabkan kerusakan pada hardisk. Adapun komponen-komponen dalam harddisk adalah sebagai berikut: 

Platter atau Cakram Magnetik 

 

Platter atau cakram magnetik berbentul pelat tipis. Pelat tersebut digunakan untuk menyimpan data pada komputer secara permanen. 

 

Cakram berbentuk bulat ini akan berputar ketika data dibaca.Terdapat lebih dari satu pelat cakram di dalam harddisk untuk menjaga data.Setiap pelat cakram memiliki ukuran yang berbeda. 

Spindle 

 

Spindle merupakan pusat dari cakram platter yang berputar. Kecepatan dari splindler dalam memutar cakram magnetik sangat memperngaruhi kecapatan transfer data yang dilakukan. Semakin cepat perputarannya maka proses membaca data juga semakin cepat pula. 

Read-write Head 

 

Read Write Head berfungsi untuk membaca data di dalam platter. Head ini terletak di atas cakram platter. Terdapat jarak antara head dengan pelat cakram tersebut. Jarak ini bertujuan agar harddisk kalian tidak cepat rusak karena gesekan head dan pelat cakram. 

Aktuator 

 

Aktuoator ini merupakan lengan yang bergerak mengatur perputaran pada spindle. Komponen ini berfungsi sebagai pengawas dalam pembacaan data pada harddisk. 

Enclosure 

 

Enclouse adalah lapisan terluar harddisk yang memiliki fungsi untuk melindungi seluruh komponen di dalamnya. Terdapat filter yang digunakan untuk menjaga suhu pada harddisk. 

 

 

 

 

 

 

Prinsip Kerja Harddisk 

 

 

Prinsip Kerja Harddisk

 

 

 

 Harddisk pada umumnya bekerja untuk menyimpan file atau data. Namun jarang kalian ketahui bagaiman prinsip kerja dari harddisk melalui komponen-komponen di dalamnya. Berikut adalah prinsip kerja dari harddisk: 

Platter atau cakram magnetik pada harddisk akan digerakan oleh spindle dalam kecepatan tinggi. Kualitas sebuah harddisk pada umumnya diukur melalui kecepata spindle dalam memutar cakram. 

Selanjutnya head yang berada di sebuah spindle akan membaca data yang tersimpan di dalam platter. Heads ini pula yang akan merekam dan mengatur transfer data. 

Pertukaran informasi yang terjadi dalam spindle ini akan diatur oleh aktuator. Aktuator ini yang menghubungkan dan memberi instruksi kepada pengendalian data. 

Setiap pelat atau cakram magnetik dalam platter memiliki ukuran yang berbeda. Hal ini bergantung kepada kapasitas harddisk. Ukuran pelat yang berbeda ini berfungsi untuk mempercepat kerja harddisk dalam mengolah data. 

Pelat atau cakram magnetik ini memiliki ruang kerjanya masing-masing. Sedangkan di ruang tersebut juga terdapat sekto-sektor lainnya yang lebih kecil. hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan kerja harddisk. 

 

Hardisk pada dasarnya bekerja dengan saling berketergantungan antara setiap komponennya. 

Jenis-jenis Harddisk 

 

 

Jenis-jenis Harddisk

 

 

Terdapat berbagai macam harddisk yang tersedia untuk komputer dan laptop. Adapun jenis harddisk tersebut berdasarkan jenis spesifikasinya adalah sebagai berikut: 

1. ATA/EIDE 

 

Advance technology Attachment dan Enchanced Intergrated Drive Electronic adalah standar disk yang menghubungkan dengan bus. Drive jenis ini banyak ditemui di PC atau Personal Computer. Selain harganya yang murah, jenis hardisk ini juga banyak ditemui di pasaran. 

2. SCSI 

 

Harddisk ini memiliki harga yang sedikit lebih mahal dibanding ATA/EIDE. Seperti harganya, performa yang ditawarkan juga jauh lebih baik. Jenis harddisk ini juga dapat menjalankan lebih dari satu drive dengan performa yang seimbang. 

3. RAID 

 

Jika kalian mencari harddisk dengan performa yang luar biasa tangguh, RAID adalah jawabannya. Disk ini memiliki kapasitas yang sangat besar. Selain itu, kekuatan dari kecepatan tranfernya pun cukup tinggi dibanding dua disk sebelumnya. 

4. SATA 

 

Serial Advance Technology Attachment atau lebih dikenal SATA merupakan drive interface dari ATA dan EIDE. Kecapatan dari disk ini cukup tinggi karena ia menggunakan dua pertiga bagian dari ATA. Disk ini sering dijumpai sebagai internal disk yang terpasang di CPU. 

5. SSD 

 

Berbeda dengan harddisk lainnya, disk ini menggunakan memori komputer sebagai pengganti komponen mekanik di dalamnya. Meski memiliki harga yang masih cukup mahal, disk ini memiliki kecepatan transfer yang sangat tinggi. 

 

 

Perbedaan Harddisk Internal dan Eksternal 

 

 

 

 

 

Terdapat dua jenis harddisk yang sering diketahui, yaitu internal dan eksternal. Namun, seringkali banyak dari kita yang kesulitan membedakan antara harddisk internal dan eksternal. Berikut adalah perbedaan antara kedua harddisk tersebut: 

Harddisk Internal 

Terpasang lansung di komputer 

Menyimpan data secara permanen 

Memiliki kecepatan yang tinggi 

Semakin besar kapasitanya maka harganya semakin murah pula 

Harddisk Eksternal 

Merupakan penyimpanan portable yang dapat dilepas 

Kecepatan transfernya tidak sebaik harddisk internal 

Seringkali hanya digunakan untuk transfer data atau menyimpan data cadangan 

 

Antara harddisk internal dan eksternal keduanya memiliki fungsi harddisk yang berbeda. Harddisk internal tentunya menjadi komponen wajib di setiap komputer maupun laptop. Sedangkan harddisk eksternal bisa digunakan sebagai penyimpanan sementara, seperti flashdisk. 

 

 

Well, itu tadi penjelasan tentang perangkat keras komputer ya, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua, thank you J

Ig : angelicapagnozzii

Email : angelicaalbina668@gmail.com

 

  

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

M POWER POINT

tugastikrangkuman

PAI pertemuan ke 3